SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Film fiksi ilmiah terbaru hadir lewat The Creator. Di Indonesia, The Creator ditonton lebih dulu mulai 27 September 2023 dibanding di Amerika Serikat yang baru tayang pada 29 September 2023.
The Creator merupakan film sineas Hollywood yang disutradarai Gareth Edwards yang sebelumnya juga telah menggarap film Godzilla (2014) dan Rogue One: A Star Wars Story (2016). Gareth juga turut menulis naskah film dengan menggandeng Chris Weitz.
Film The Creator ini mengisahkan peperangan yang terjadi antara umat manusia dan Artificial Intelligence (AI). Dalam The Creator, robot tidak hanya hadir tapi juga hidup dalam harmoni bersama manusia. Mereka menolong manusia untuk memasak, menjadi teman bermain, bahkan saudara.
Kemudian beberapa dekade lalu, AI memutuskan untuk meledakkan Los Angeles yang mengakibatkan lebih dari satu juta nyawa melayang. Amerika Serikat sebagai negara yang paling merasa mempunyai kompas moral memutuskan untuk memerangi AI, bahkan di tempat yang bukan wilayah mereka.
Joshua Taylor (John David Washington) adalah seorang personel militer rahasia di daerah New Asia, tugasnya mencari tahu Nirmata, pencipta AI. Joshua terlalu dalam menjalankan tugasnya sampai ia jatuh cinta dengan Maya (Gemma Chan). Tidak hanya itu, Joshua dan Maya sebentar lagi akan menjadi orang tua yang berbahagia. Sampai akhirnya militer Amerika datang dan menghancurkan semua ilusi indah itu.
Loncat ke lima tahun kemudian, Joshua hidup seadanya. Sampai Kolonel Howell (Allison Janney) datang dan memberi tahu bahwa Nirmata telah menciptakan senjata AI paling canggih yang akan mengancam kehidupan umat manusia di Bumi. Senjata tersebut dirancang dengan bentuk menyerupai anak kecil.
Informasi ini tidak membuat Joshua bergerak sampai akhirnya Kolonel Howell memberi tahunya bahwa Maya masih hidup. Joshua pun akhirnya ikut kembali ke New Asia untuk misi ini.
Yang ia tidak tahu adalah betapa perjalanan ini akan mengubah nasib semua orang.
Dari segi visual, The Creator adalah sebuah hadiah yang menawan. Menggunakan aspek rasio 2.76:1 ultra wide, film ini terlihat raksasa dan megah. Setiap detailnya sungguh menawan. Dengan bahasa visual yang baik, Edwards berhasil menciptakan dunia masa depan yang meyakinkan.
Di saat film-film Hollywood berlomba-lomba menghabiskan ratusan juta dolar untuk syuting di green screen yang akhirnya menghasilkan visual yang generik, Edwards berani mengajak krunya yang relatif kecil untuk syuting di lokasi (Vietnam, Thailand, dan beberapa negara Asia lainnya).
Dengan musik yang menggelegar dari Hans Zimmer dan sebuah needle drop yang sangat tepat dari Radiohead, The Creator adalah tontonan seru yang harus disaksikan di bioskop. (bbs/san)