SATELITNEWS. COM, TANGSEL—Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan menegaskan target besar bagi sepak bola di kota berjuluk anggrek pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VII Banten 2026 mendatang, yakni meraih gelar juara.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Kongres Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Tangsel di Puspemkot Tangsel, Kamis (7/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pilar meminta untuk mempersiapkan seluruh aspek secara maksimal, terutama karena Tangsel akan menjadi tuan rumah Porprov.
“Kalau bicara target tentu harus juara umum, apalagi untuk sepak bola. Saya ini bicara sebagai Wakil Wali Kota ya, tentu pengennya juara umum,” ujarnya.
Meski demikian, Pilar juga menekankan bahwa kesuksesan penyelenggaraan Porprov tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, ia meminta PSSI Tangsel bersama KONI mempersiapkan pelaksanaan kompetisi secara matang.
Selain fokus pada Porprov, Pilar juga menyoroti pentingnya pembinaan usia dini. Saat ini, sepak bola Tangsel tengah mempersiapkan Festival U-10 dan U-12 tingkat Provinsi Banten yang proses seleksinya dimulai dari tingkat kota dan kabupaten.
“Saya minta dipersiapkan dengan baik karena jenjang kompetisinya berlangsung mulai bulan ini sampai Juni nanti,” ucapnya.
Menurut Pilar, pembinaan usia dini harus dilakukan secara lebih fokus dan berkelanjutan agar mampu melahirkan pemain-pemain potensial baru dari Tangerang Selatan untuk Provinsi Banten.
“Selain itu juga ada program-program lain yang perlu dipastikan agar pembinaan usia dini di Kota Tangerang Selatan semakin fokus, semakin nyata, dan hasilnya terasa untuk menghasilkan potensi pemain-pemain sepak bola muda di Provinsi Banten,” sebutnya.
Terkait venue sepak bola Porprov, Pilar menyebut sebagian besar pertandingan kemungkinan besar akan digelar di lapangan Kodiklat TNI. Setelah dilakukan survei, fasilitas tersebut dinilai telah memenuhi standar. “Insya Allah sekitar 90 persen venue sepak bola akan menggunakan Kodiklat TNI,” jelasnya.
Pilar juga memaparkan berbagai program pembinaan untuk Sekolah Sepak Bola (SSB), mulai dari pembagian bola hingga fasilitasi pelatihan lisensi pelatih D Nasional.
“Sekarang banyak pelatih SSB yang mengambil lisensi D dan itu kita fasilitasi melalui pelatihan,” ungkapnya.
Pilar optimistis Tangsel mampu melahirkan talenta-talenta baru yang lebih hebat di masa depan, termasuk mengikuti jejak pesepak bola muda asal Banten, Kafiatur Rizky.
“Harus dong. Bahkan harus lebih hebat dari Kafiatur. Saya yakin Kafiatur juga ingin adik-adiknya bisa lebih berkembang dan lebih hebat lagi,” bebernya.
Sementara, Ketua PSSI Tangsel, Erlangga Yudha Nugraha mengungkapkan bahwa jumlah anggota PSSI Tangsel terus bertambah signifikan. “Sebagian besar terdiri dari SSB di Tangsel,” katanya.
Dirinya menjelaskan, PSSI Tangsel kini tengah mempersiapkan sejumlah agenda kompetisi usia muda, termasuk Piala Presiden U-10 dan U-12 yang finalnya dijadwalkan berlangsung pada 24 Mei mendatang.
Ia memastikan jadwal pembinaan atlet, Porprov, Popda, hingga kompetisi usia dini telah disusun agar tidak saling berbenturan. Selain itu, PSSI Tangsel juga mulai mematangkan pembinaan sepak bola putri. Erlangga berharap cabang sepak bola putri dapat kembali dipertandingkan pada Porprov Banten tahun ini setelah sebelumnya ditiadakan karena keterbatasan peserta.
“Tim putri kita lebih matang, memang melihat dari waktu ke waktu banyak kompetisi juga yang diselenggarakan dan kita harapkan di Porprov tahun ini bisa diselengarakan sepak bola puteri. Karena di sepak bola putri di porprov sebelumnya ditiadakan karena kuota tidak cukup, karena minimal 5 plus 1, sekarang sudah ada lima wilayah yang siap,” pungkasnya. (eko/dm)