SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Inter Milan meraih kemenangan 2-0 atas Parma di kandang. Kemenangan ini memastikan Si Ular mengamankan gelar Serie A 2025/2026.
Inter Milan vs Parma pada laga lanjutan Serie A berlangsung di Giuseppe Meazza, Senin (4/5/2026) dini hari WIB. Tuan rumah membuka keunggulan lewat Marcus Thuram di menit ke-45+1. Pada babak kedua, Inter menambah gol dari Henrikh Mkhitaryan di menit ke-82. La Beneamata menang 2-0.
Kemenangan ini memastikan Inter mengamankan Scudetto musim ini. Inter berada di puncak klasemen dengan 82 poin.
Mereka unggul 12 angka dari Napoli di urutan kedua. Poin Inter tak mungkin tersusul Napoli dengan tiga laga tersisa. Pasalnya, pon maksimal Il Partenopei hanya menyentuh angka 79 poin.
Kapten Inter Lautaro Martinez belum puas dan masih lapar gelar. Pasukan Cristian Chivu itu juga masih berpeluang menambah gelar sebab akan tampil di final Coppa Italia melawan Lazio.
Sementara itu di level individu, Lautaro berpeluang menjadi capocannoniere atau top skor Serie A. Penyerang asal Argentina itu masih memuncaki daftar top skor dengan 16 gol.
Baca Juga: Messi Cetak Rekor Lagi
“Selalu ada ruang lebih di lemari trofi! ini adalah mentalitas saya dan Inter, jadi saya bangga banget memakai seragam ini,” ujar Lautaro seperti dilansir Football Italia.
“Kami sudah bertahun-tahun tampil sangat baik id Italia dan Eropa, mencapai dua final Liga Champions dalam tiga tahun,” lanjutnya.
“Kami harus lanjut di jalan ini, karena yang paling penting setelah juara adalah terus mencoba untuk lebih baik,” kata Lautaro menegaskan.
Cristian Chivu mampu meraih Scudetto bersama Inter Milan sebagai pemain dan kini saat jadi pelatih. Ia merasakan bahagia yang sama juara dengan Si Ular sebagai pelatih seperti saat masih bermain.
Chivu ditunjuk sebagai juru taktik Inter awal musim ini. Pria asal Rumania ini mengisi posisi yang ditinggalkan Simone Inzaghi.
Chivu juga mampu mempersembahkan juara Serie A untuk Inter sebagai pemain dan pelatih. Ia pernah meraih tiga Scudetto bersama Inter saat masih bermain. Chivu juga bagian dari skuad Inter yang meraih treble pada musim 2009/2010.
Baca Juga: Rekor Cristiano Ronaldo Usai Portugal Kalahkan Uzbekistan
Chivu mengaku juara bersama Inter Milan sebagai pemain dan pelatih rasanya sama. Ia merasakan begitu bahagia menorehkan prestasi bersama Nerazzurri.
Ia turut memuji para pemainnya karena dengan kerja keras mereka Inter bisa kembali juara Serie A. Para pemain Inter mampu bangkit setelah tanpa gelar di musim lalu.
“Saya sudah melakukan beberapa hal sebagai pemain… Tapi saya senang untuk para pemain ini, untuk klub ini, untuk para suporter luar biasa yang mendukung kami sejak awal,” ujar Chivu dikutip dari Football Italia.
“Saya tidak akan menceritakan seluruh narasi dari musim lalu, ejekan dan penghinaan terhadap kelompok ini, tetapi para pemain telah melakukan yang terbaik untuk bekerja keras, bangkit kembali, dan menemukan apa yang dibutuhkan untuk musim kompetitif yang baru.”
“Ini adalah gelar ke-21 dan halaman lain dalam sejarah gemilang klub ini. Saya lebih muda saat itu, sekarang rambut saya sudah beruban, tetapi saya sama bahagianya seperti ketika saya masih menjadi pemain. Para pemain pantas mendapatkan pujian hari ini, mereka luar biasa,” jelasnya. (dm)
