SATELITNEWS.COM—Film terbaru dari rumah produksi 20th Century Studios berjudul ‘Kingdom of the Planet of the Apes’ dijadwalkan tayang tahun ini.
Awalnya film tersebut akan dirilis pada 24 Mei 2024 mendatang. Namun terbaru, film sekuel itu dikabarkan mengubah jadwalnya dua pekan lebih awal.
Dilansir dari Variety, Senin (15/1), ‘Kingdom of the Planet of the Apes’ mendapatkan jadwal baru untuk perilisan, tepatnya pada 10 Mei 2024.
Perubahan jadwal rilis ini bukan tanpa alasan. Konon, pada tanggal 24 Mei, film ‘Kingdom of the Planet of the Apes’ akan bersanding dengan beberapa film hits lain, yakni ‘Furiosa: A Mad Max Saga’ dan ‘The Garfield Film’.
Untuk menghindari euforia yang bertabrakan, ‘Kingdom of the Planet of the Apes’ pun memutuskan untuk tayang lebih awal.
Meski harus rela mengajukan jadwal, namun hal ini terbayar dengan keuntungan yang didapatkan, di mana ‘Kingdom of the Planet of the Apes’ akan tayang di Imax selama dua minggu sejak penayangan perdananya.
Sejak induk filmnya yakni ‘Planet of the Apes’ sukses mengudara di layar lebar global pada 2001 silam, Film ‘Kingdom of the Planet of the Apes’ akan melanjutkan cerita tentang kera dari film sebelumnya.
Namun, kali ini kondisi menjadi terbalik antara posisi manusia dan kera.
‘Kingdom of the Planet of the Apes’ bercerita tentang era di mana kera sudah hampir menguasai bumi dan mulai menyingkirkan manusia. Simpelnya, manusia dan kera seolah-olah berganti posisi.
Manusia yang selama ini menjadi unggul dengan segala kemajuan teknologinya, kesemuanya itu hampir habis direbut oleh para kera yang terus mengalami kemajuan di luar nalar.
Bangsa kera yang dipimpin oleh Caesar dan keturunannya, mulai membangun kerajaan dan memulai hidup peradaban layaknya manusia sebelumnya.
Pada film Kingdom of The Planet of Apes, pemimpin bangsa kera adalah Proximus Caesar, keturunan Caesar yang justru kini bersifat bengis, otoriter, dan bahkan juga rasis.
Ia tidak melanjutkan ajaran yang diteguhkan sang leluhur, yakni mencintai kedamaan dan kesinambungan antar semua spesies. Proximus ingin bumi ini hanya dihuni sejahtera oleh kera jenisnya sendiri.
Dalam trailer yang dirilis, Proximus Caesar tampak menyeramkan dan berkuasa. Ia dan kawanannya, membasmi manusia dan kera-kera yang bukan jenisnya. Atau yang paling beruntung, manusia bisa tetap hidup namun layaknya kera.
Manusia digambarkan benar-benar seperti kera. Mereka diburu, digendong seperti kera, bahkan dilempari makanan bak manusia yang memberi makan kera. Selain itu, manusia juga hanya berpakaian seadanya seperti manusia purba jaman dulu.
Di samping kekuasaan Proximus yang mengerikan, ternyata ada satu kera yang berpikir bahwa apa yang dilakukan pemimpinnya adalah salah. Kera muda itu bernama Noa. Noa tidak suka dengan Proximus lantaran mendeskriminasi kubu Maximus, kera kelompoknya.
Noa pun berupaya keras menentang kekuasaan Proximus yang kejam dan bengis. Ia ingin semua kera mendapat kebebasan hidup dan bisa berdampingan dengan mahkluk lain. (jpc)