SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Terus merebak di musim penghujan, wabah DBD merenggut nyawa seorang pelajar asal Desa Sukamah, Kecamatan Jambe, Selasa (23/1). Selain menyerang seorang pelajar, DBD juga menyerang warga lainnya.
Tokoh masyarakat Kecamatan Jambe, Asrori Salimah mengatakan, di musim penghujan ini, banyak masyarakat di wilayah Kecamatan Jambe terkena DBD. Bahkan, akibat virus yang bawa oleh nyamuk berbahaya itu, salah satu warga Kecamatan Jambe meregang nyawa pada Minggu (21/1).
“Sudah banyak di Jambe terserang (DBD), kemarin pada Minggu (21/1) 1 orang meninggal dunia,” kata Asrori Salimah kepada Satelit News, Selasa (23/1).
Asrori menyebut, warga yang meninggal dunia merupakan seorang pelajar di Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe. Dia mengungkapkan, penyakit DBD sudah mewabah di seluruh wilayah Kecamatan Jambe.
“Di Desa Sukamanah saja sudah ada 3 orang terserang DBD,” terangnya.
Asrori juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk melakukan pencegahan dengan tindakan-tindakan yang komprehensif. Sehingga, virus DBD tidak menyebar luas menginfeksi masyarakat.
Baca Juga: Dinkes Kabupaten Tangerang Sebut 1.200 Warga Terkena DBD
“Harus cepat ini pencegahan penanganannya, agar tidak menyebar,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Sumihar Sihaloho dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Muhammad Muchlis tidak memberikan statemen apapun terkait, meninggalnya warga Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe akibat DBD.
Sebelumnya diberitakan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengklaim telah melakukan penanganan terhadap kasus DBD yang dikeluhkan masyarakat Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo. Bahkan sebelum adanya aduan dari masyarakat Kronjo.
“Sebetulnya, sudah kita lakukan sosialisasi. Dan sudah kita lakukan pencegahan juga, sebelum adanya aduan tersebut,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kabupaten Tangerang, Sumihar Sihaloho kepada Satelit News, Senin (22/1/2024).
Saat disinggung jumlah kasus DBD di wilayah Kecamatan Kronjo, Sumihar enggan memberitahukan jumlah kasus DBD di wilayah Kecamatan tersebut. Sementara untuk permintaan fogging pihaknya akan berkoordinasi dengan kepala dinas. (alfian/aditya)























