SATELITNEWS.ID, JATIUWUNG—Kebakaran hebat menghanguskan pabrik cat PT Kansai Prakarsa Coatings di kawasan industri Gajah Tunggal, Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (17/6). Sebanyak 300 personel yang diterjunkan kewalahan memadamkan api. “Si jago merah”baru dapat dikendalikan setelah belasan jam mengamuk.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kota Tangerang, Febi Darmawan mengatakan kobaran api pertama kali muncul sekira pukul 01.00 Wib. Setelah itu, api dengan cepat membesar.
Febi mengaku jajarannya kesulitan memadamkan api lantaran banyak bahan yang mudah terbakar. Api mudah menjalar dan menghanguskan hampir di semua bagian pabrik anak perusahaan dari PT Gajah Tunggal tersebut.
“Karena ini pabrik cat dan luas pabriknya. Jadi kita susah juga. Kita siram api nyala lagi. Menjalar dia (api),” ujar Febi kepada Satelit News, Rabu (17/6).
Semula Febi mengatakan, pemadaman mininal membutuhkan waktu sekira 16 jam. Namun 16 jam telah dilewati, api masih terus berkobar. Luasnya pabrik juga menjadi kendala tatkala menyimpan segudang bahan yang mudah terbakar.
“Belum, api masih nyala. Nanti kalau sudah pendinginan kami infokan lagi,” ujar Febi.
Baca Juga: Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan
Ratusan petugas gabungan dan 25 mobil Pemadam Kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Hingga saat ini pihaknya pun masih mencari tahu penyebab kebakaran.
“Prediksi saat ini korsleting listrik. Tapi kita masih mencari tahu apa penyebab sebenarnya. Karena api masih juga belum padam,” kata Febi.
Beruntung pada tragedi ini tak ada satu pun korban jiwa. Saat kejadian terdapat 20 pekerja di dalam gudang namun tidak ada proses produksi oleh karenanya mereka dapat cepat menyelamatkan diri.
“Hanya 4 mobil truk barang yang terbakar. Kerugian juga masih ditaksir,” imbuhnya.
Pantauan Satelit News di lokasi kebakaran, api saat itu memang sangat besar. Dari kejauhan tanda-tanda kebakaran sudah dapat terlihat karena kepulan asap hitam membumbung tinggi ke angkasa.
Upaya pemadaman dilakukan petugas gabungan dari BPBD Kota Tangerang, PMI, aparat kepolisian dan TNI hingga karyawan pabrik. Sejumlah petugas tampak mengalami sesak nafas karena terlalu lama berada di lokasi kebakaran dan menghirup asap. Lalu ada juga 1 petugas yang mengalami kecelakaan. Beruntung semuanya dapat ditangani oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang.
Baca Juga: Pabrik Tahu dan Gudang Dekorasi Terbakar di Pondok Aren, Kerugian Capai Rp2 Miliar
“Alhamdulilah saat ini kami masih dapat menangani petugas yang terluka. Rata-rata mereka sesak nafas ada yang kena ledakan tapi tidak terlalu parah,” ujar Kepala Bidang Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang, Ade Kurniawan saat dihubungi.
Kebakaran pabrik tersebut menarik perhatian Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah. Dia mendatangi lokasi kebakaran. Dalam pantauannya di lokasi, terlihat api sudah berhasil dipadamkan dan sedang dalam proses pendinginan lokasi kebakaran.
“Pemkot melalui BPBD sudah kerahkan 25 unit mobil pemadam kebakaran dengan total personel 300 orang,” ujarnya.
Diketahui, kebakaran tersebut tidak sampai merembet ke bangunan lainnya di sekitar pabrik, begitupun pemukiman yang berada di sekitarnya.
“Alhamdulillah tidak sampai ada korban jiwa. Mobil damkar akan stand by disini sampai semuanya betul-betul selesai,”pungkasnya. (irfan/gatot)
























