SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Kabar tak sedap tengah menghampiri presenter Raffi Ahmad. Ayah dua anak itu disebut terlibat kasus pencucian uang. Hal tersebut diungkap oleh Ketua Umum DPP Nasional Corruption Watch (NCW), Hanifa Sutrisna baru-baru ini.
Dia mengatakan, Raffi Ahmad dan RANS Entertainment diduga menjadi tempat pencucian uang para koruptor setelah adanya aliran dana tidak wajar dengan nilai fantastis diduga mengalir kepada suami Nagita Slavina itu dan juga perusahaannya.
Secara lantang dia menyatakan ada dugaan dana dalam jumlah besar dari sejumlah koruptor dan terdakwa korupsi mengalir kepada Raffi Ahmad dan RANS Entertainment.
Salah satu uang haram yang disebut mengalir ke Raffi Ahmad berasal dari mantan jenderal yang saat ini mendekam di dalam penjara. Sayangnya dia tak menyebutkan siapa sosok mantan jenderal yang dimaksud.
Menanggapi hal tersebut, Raffi menilai tuduhan itu sama sekali tidak benar dan tidak bertanggung jawab. Raffi Ahmad merasa telah menjadi korban fitnah.
“Aku sedih saja kalau diberitain kayak gitu. Aku ini kerja 20 tahun lebih, benar-benar dari bawah. Aku mulai berkarir dari umur 13 tahun sampai sekarang. Aku kerja keras pagi, siang, sore, malam,” kata Raffi Ahmad saat ditemui di bilangan BSD Tangerang, Kamis (1/2).
Raffi mengaku uang yang dibangun untuk mendirikan perusahaan RANS Entertainment dari hasil kerja kerasnya. Dia pun menyatakan secara tegas gedung yang menjadi kantor RANS di BSD tidak mampu dibelinya secara kontan.
“Kaget juga dibilang pencucian uang. Cek aja gedung ini masih ada cicilan,” kata Raffi Ahmad.
Suami Nagita Slavin aitu itu merasa ada pihak yang sengaja ingin menjatuhkan dirinya. “Aku tidak patah semangat meskipun dijatuhin, difitnah, diapain, nggak apa-apa. Itu membuat aku lebih semangat lagi untuk terus berkarya,” tuturnya. (jpc)