Rabu, 1 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 12 Mei 2026 20:09 WIB
Rubrik Nasional
Temukan Belatung hingga PAL Bermasalah, KSP Sentil Dapur MBG

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengecek ompreng MBG, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Jakarta Barat, Selasa (12/5/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menemukan sejumlah pelanggaran serius dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah inspeksi mendadak ke dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Temuan itu muncul di tengah catatan sekitar 240 SPPG di berbagai daerah yang dihentikan sementara operasionalnya.

Dalam sidak perdana KSP ke dapur MBG sejak program diluncurkan pada 6 Januari 2025 lalu tersebut, Dudung mendapati kondisi dapur yang memprihatinkan, jauh dari standar kebersihan dan keamanan pangan.

Area pengolahan makanan terlihat kotor, sementara di beberapa titik ditemukan belatung. Ada pula penggunaan pallet yang tidak sesuai standar serta fasilitas pencucian yang tidak layak digunakan.

Selain itu, sistem tata ruang dapur dinilai bermasalah. Area dapur kering, penyimpanan bahan basah, hingga gudang kering tidak dipisahkan sebagaimana mestinya.

Sistem pembuangan limbah (IPAL) disebut tidak memenuhi syarat, sementara alur pencucian bahan nabati dan hewani juga tidak dipisahkan. Kondisi ruang dapur pun panas.

“Ini tidak bisa dianggap sepele,” ujar Dudung usai sidak di SPPG di Kebon Jeruk dan Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Ribuan Relawan SPPG Kepung Kantor Bupati Tangerang, Minta Program MBG Dilanjutkan dan Diatur dalam UU

Menurut dia, pemisahan area bersih dan kotor merupakan prinsip dasar dalam pengelolaan dapur makanan. Ketidaksesuaian standar berpotensi berdampak langsung pada keamanan pangan bagi anak-anak penerima manfaat MBG.

Dudung meminta agar dapur yang tidak memenuhi standar segera diperbaiki dalam waktu dekat. “Kalau tidak bisa diperbaiki dalam waktu dekat, segera ditutup saja,” kata dia.

BeritaTerbaru

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Senin, 22 Jun 2026 16:24 WIB

Ia juga mengingatkan bahwa temuan tersebut bukan sekadar persoalan teknis, melainkan menyangkut risiko kesehatan. “Jangan menganggap ini hal yang gampang. Kalau sampai terjadi keracunan, anak-anak yang jadi korban,” ujarnya.

Lebih jauh, KSP akan melakukan audit dan verifikasi nasional terhadap seluruh SPPG. Hasilnya akan digunakan untuk mengklasifikasikan kelayakan operasional dapur dalam tiga kategori, layak penuh, layak bersyarat, atau tidak layak beroperasi.

Dudung menegaskan proses verifikasi tidak boleh berhenti pada aspek administratif seperti sertifikat. “Yang paling penting adalah kondisi nyata, terutama kebersihan, kesehatan, dan keamanan pangan,” ujarnya.

Ia juga telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menindaklanjuti temuan tersebut. “BGN ya, untuk segera ditutup saja. Ini kan belatung di mana-mana coba perhatikan. Ini sangat dekat sekali, ya, kalau enggak segera dikasih waktu. Kalau misalnya tidak bisa diperbaiki, dalam waktu dekat segera akan ditutup aja saya sampaikan demikian,” ujar kata mantan Pangdam Jaya itu.

Baca Juga: Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Dudung menilai pelaksanaan MBG tidak boleh hanya berorientasi pada target jumlah makanan yang disalurkan. Esensi program justru terletak pada kualitas gizi dan keamanan pangan bagi penerima manfaat.

“Kalau hanya mengejar target, catering juga bisa. Tapi yang utama adalah nilai gizi dan kesehatannya,” ujarnya.

Ia menekankan program ini menggunakan uang negara sehingga pengelolaannya harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. Dudung meminta keterlibatan masyarakat, termasuk perangkat wilayah seperti RT, untuk ikut mengawasi pelaksanaan program di lapangan.

“Ini uang rakyat. Harus dipastikan benar-benar untuk membentuk generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

KSP menyebut inspeksi mendadak akan dilakukan ke sejumlah daerah lain, termasuk Jawa Tengah dan Jawa Barat, secara acak untuk memastikan standar pelaksanaan MBG diterapkan konsisten di seluruh wilayah.

Sehari sebelumnya (11/5/2026), Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan sekitar 240 SPPG dihentikan sementara operasionalnya karena belum memenuhi standar yang ditetapkan. Saat ini terdapat 28.390 SPPG di seluruh Indonesia yang melayani sekitar 62 juta penerima manfaat.

Menurut Dadan, penghentian sementara dilakukan karena sejumlah SPPG belum memenuhi persyaratan kesehatan dan kelayakan operasional, mulai dari sertifikasi hingga kondisi ruangan yang dinilai belum memadai.

Beberapa SPPG harus meningkatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang diterbitkan Dinas Kesehatan. SLHS menjadi syarat wajib bagi seluruh SPPG yang menjalankan Program MBG.

“Biasanya setelah satu bulan kalau SLHS-nya belum keluar, operasinya akan dihentikan sementara,” kata Dadan. (rmg/xan)

Tags: belatungdapurKSPMBGSPPG
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut
Nasional

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik
Bisnis

Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik

Sabtu, 20 Jun 2026 11:00 WIB
Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni
Kota Tangerang

Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni

Sabtu, 20 Jun 2026 10:55 WIB
Headline

Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Pagi Tadi

Jumat, 19 Jun 2026 11:28 WIB
Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen
Nasional

Pemulihan Pascabencana Sumatera, Fokus Geser ke Infrastruktur Permanen

Kamis, 18 Jun 2026 15:59 WIB
Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 119 Orang Diamankan
Nasional

Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 119 Orang Diamankan

Kamis, 18 Jun 2026 15:57 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Eksekusi Lahan di Cisoka Tangerang Memanas, Anak Abah Kasudin Blokir Ekskavator dengan Sajadah

Eksekusi Lahan di Cisoka Tangerang Memanas, Anak Abah Kasudin Blokir Ekskavator dengan Sajadah

Kamis, 25 Jun 2026 17:40 WIB
Pelaku Curanmor di Cipondoh Nyamar Jadi Pengamen, Ditangkap di Lampu Merah

Pelaku Curanmor di Cipondoh Nyamar Jadi Pengamen, Ditangkap di Lampu Merah

Minggu, 28 Jun 2026 13:50 WIB
Lulusan Capai 22 Ribu, Daya Tampung SMP Negeri di Kota Tangerang Cuma 10 Ribu

Lulusan Capai 22 Ribu, Daya Tampung SMP Negeri di Kota Tangerang Cuma 10 Ribu-an

Rabu, 24 Jun 2026 15:58 WIB
Bursa Loker Disnaker Kota Tangerang Catat 2.601 Lamaran Kerja dalam Sehari

Bursa Loker Disnaker Juga Diminati Warga Luar Kota Tangerang

Kamis, 25 Jun 2026 15:17 WIB
Warga Garden City Periuk Hibahkan Lahan untuk Masjid

Warga Garden City Periuk Hibahkan Lahan untuk Masjid

Minggu, 28 Jun 2026 16:35 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.