Selasa, 8 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 5 Mei 2026 21:13 WIB
Rubrik Bisnis, Nasional
Pendapatan Negara Rp574,9 Triliun, Defisit APBN di Bawah 1 Persen

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pemaparan saat konferensi pers APBN KiTa Edisi April 2026 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (5/4/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM,JAKARTA—Pemerintah mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada dalam koridor aman pada awal 2026, dengan defisit terjaga di bawah 1 persen PDB di tengah penguatan penerimaan dan percepatan belanja negara. Di saat yang sama, ekonomi tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026.

Hingga 31 Maret 2026, pendapatan negara terealisasi Rp574,9 triliun atau 18,2 persen dari target APBN, tumbuh 10,5 persen secara tahunan. Belanja negara mencapai Rp815 triliun atau 21,2 persen dari pagu, dengan pertumbuhan 31,4 persen (yoy). Dari posisi tersebut, APBN mencatat defisit Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap PDB.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut defisit tersebut masih mencerminkan ruang fiskal yang terjaga, sekaligus peran APBN dalam menopang aktivitas ekonomi di awal tahun.

“Defisit mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93 persen dari PDB,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Ia menambahkan, posisi defisit tersebut tetap akan dikendalikan agar berada di bawah 3 persen sesuai desain APBN sepanjang tahun.

Dari sisi penerimaan, perpajakan menjadi penopang utama dengan realisasi Rp462,7 triliun atau 17,2 persen dari target. Angka ini tumbuh 14,2 persen (yoy), ditopang penerimaan pajak Rp394,8 triliun yang meningkat 20,7 persen, sementara kepabeanan dan cukai tercatat Rp67,9 triliun yang terkontraksi 12,6 persen.

Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp112,1 triliun atau 24,4 persen dari target, yang menurut pemerintah masih stabil meski mengalami normalisasi setelah periode sebelumnya menguat.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Kantongi Pajak Daerah Rp1,012 Triliun, PBB Jadi Penyumbang Terbesar

Di sisi belanja, pemerintah mencatat akselerasi yang cukup signifikan. Belanja pemerintah pusat mencapai Rp610,3 triliun, terdiri dari belanja kementerian/lembaga Rp281,2 triliun dan non-K/L Rp329,1 triliun. Transfer ke daerah (TKD) tercatat Rp204,8 triliun.

“Ini yang saya sebut pemerataan belanja sepanjang tahun,” ujar Purbaya. Dengan perkembangan tersebut, keseimbangan primer APBN tercatat defisit Rp95,8 triliun.

BeritaTerbaru

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
Hari Pelanggan Nasional 2026, Adira Finance Hadirkan #TerimaKasihSahabat

Hari Pelanggan Nasional 2026, Adira Finance Hadirkan #TerimaKasihSahabat

Selasa, 8 Sep 2026 16:06 WIB
Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Selasa, 8 Sep 2026 08:06 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Kebakaran Hutan dan Lahan Jerat 138 Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 08:02 WIB

Di tengah kinerja fiskal itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen (yoy) pada triwulan I-2026, sedikit lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya yang berada di 5,39 persen.

Purbaya mengaku sempat menunggu dengan cukup tegang rilis angka pertumbuhan tersebut. “Saya sempat kepikiran juga, tercapai nggak. Begitu keluar 5,61 persen, ya lega,” ujarnya.

Ia menilai capaian itu menunjukkan ekonomi Indonesia mulai bergerak lebih cepat dan keluar dari pola pertumbuhan yang selama beberapa tahun terakhir bertahan di kisaran 5 persen. “Jadi jelas kita sudah terlepas dari kutukan pertumbuhan 5 persen,” kata Purbaya.

Meski demikian, ia menegaskan tantangan eksternal masih membayangi perekonomian. Pemerintah akan menjaga momentum pertumbuhan dengan memperkuat sektor-sektor berorientasi ekspor agar tetap kompetitif di pasar global.

Baca Juga: RUU Perampasan Aset Dikuliti Pakar

Di sisi eksternal, Purbaya juga mengutip penilaian lembaga internasional yang menempatkan Indonesia dalam kelompok negara dengan ketahanan ekonomi yang kuat menghadapi potensi krisis global.

Berdasarkan kajian JP Morgan, Indonesia disebut berada di posisi kedua terkuat di dunia dalam ketahanan terhadap guncangan global, di bawah Afrika Selatan, serta di atas sejumlah negara seperti China, Amerika Serikat, Australia, dan Swedia.

Ia menambahkan, kajian tersebut juga menempatkan Indonesia dalam kelompok negara dengan bantalan ekonomi kuat bersama Rusia, Arab Saudi, Brasil, Argentina, dan Turki. Sementara itu, Asian Development Bank (ADB) juga disebut melakukan kajian serupa, meski tidak dipublikasikan secara terbuka.

“Kalau ada krisis global, kita termasuk yang paling kuat,” ujar Purbaya.

Di sisi lain, ia menanggapi sejumlah sentimen yang mengaitkan pelemahan rupiah ke level di atas Rp17.400 per dolar AS dengan kondisi fiskal. Menurutnya, APBN tetap dalam posisi sehat dan tidak menjadi sumber tekanan.

“Orang juga banyak bilang Indonesia fiskalnya goyah, makanya rupiah melemah. Tapi kalau kita lihat, ketahanan kita masih kuat,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah tetap mencermati dinamika global yang masih fluktuatif, termasuk dampaknya terhadap nilai tukar dan arus modal. (rmg/xan)

Tags: negarapendapatanpersen
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara
Nasional

Menteri Perhubungan Perpanjang Penutupan 8 Bandara

Senin, 7 Sep 2026 08:15 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

Senin, 7 Sep 2026 08:03 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku
Headline

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton
Nasional

Beras Langka di Pasar Modern, Pemerintah Gelontorkan 110 Ribu Ton

Minggu, 6 Sep 2026 17:23 WIB
Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi
Nasional

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
New Vario EVO 160 Night Ride ‘Leave It Behind’, WMS Ajak Nikmati Serunya Riding Malam
Bisnis

New Vario EVO 160 Night Ride ‘Leave It Behind’, WMS Ajak Nikmati Serunya Riding Malam

Jumat, 4 Sep 2026 13:00 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Petugas Puskesmas Labuan Pandeglang Bagikan Masker

Petugas Puskesmas Labuan Pandeglang Bagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 20:04 WIB
Dislipidemia dan Obesitas Jadi Temuan Tertinggi CKG di Kota Tangerang

Dislipidemia dan Obesitas Jadi Temuan Tertinggi CKG di Kota Tangerang

Rabu, 2 Sep 2026 14:05 WIB
Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun

Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun

Selasa, 8 Sep 2026 17:54 WIB
2 Bulan Berlalu, Nama Sekda Lebak Definitif Tak Kunjung Diumumkan

2 Bulan Berlalu, Nama Sekda Lebak Definitif Tak Kunjung Diumumkan

Rabu, 2 Sep 2026 16:07 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:21 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.