Jumat, 14 Agustus 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
Rubrik Nasional
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dia optimis Pertamax dan Pertamax Green 95 berpeluang kembali turun, seiring dengan meredanya harga minyak dunia. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Green 95 berpeluang kembali turun, seiring potensi meredanya harga minyak dunia di tengah tanda-tanda stabilisasi geopolitik global.

Menurut Purbaya, perkembangan situasi internasional—termasuk prospek meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran—berpotensi menekan harga minyak global yang sebelumnya sempat melonjak dan menjadi sumber tekanan bagi ekonomi berbagai negara, termasuk Indonesia.

“Saya yakin dengan potensi menurunnya harga minyak dunia, harga Pertamax dan lain-lain pun akan turun sehingga fondasi pertumbuhan ekonomi kita akan semakin kuat,” kata Purbaya dalam rapat kerja dengan Komite IV DPD RI, Senin (22/6/2026).

Purbaya mengakui kenaikan harga minyak dunia dalam beberapa waktu terakhir menjadi salah satu tekanan terbesar bagi perekonomian Indonesia. Kondisi itu membuat pemerintah harus mengambil langkah penyesuaian pada harga BBM non-subsidi sebagai bentuk mitigasi terhadap gejolak eksternal.

“Jadi memang ketika ketidakpastian meningkat seperti kemarin, harga minyak dunia tinggi sekali, kita dalam ujian yang berat,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai tekanan tersebut mulai mereda. Sejumlah indikator ekonomi disebut menunjukkan perbaikan, sehingga Indonesia dinilai telah melewati fase paling berat dari tekanan global tersebut.

Baca Juga: Pengusaha Tangsel Terpaksa Perkecil Ukuran Tempe

“Kalau dilihat dari data yang sekarang, sepertinya kita sudah melewati masa ujian itu. Ke depan tinggal memperbaiki fondasi yang sudah ada supaya kita bisa tumbuh lebih optimal,” kata Purbaya.

Ia menegaskan, harga BBM non-subsidi sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak dunia. Karena itu, jika tren penurunan berlanjut, harga di dalam negeri juga berpotensi ikut terkoreksi, yang pada gilirannya dapat memperkuat daya beli dan stabilitas ekonomi.

BeritaTerbaru

Anggota Komisi II DPR RI Usulkan Wakil Kepala Daerah Ditunjuk

Anggota Komisi II DPR RI Usulkan Wakil Kepala Daerah Ditunjuk

Rabu, 12 Agu 2026 15:14 WIB
Asal-usul 996 Senjata Terungkap, Polisi Temukan Lagi 117 Peluru di Sekolah

Asal-usul 996 Senjata Terungkap, Polisi Temukan Lagi 117 Peluru di Sekolah

Rabu, 12 Agu 2026 08:36 WIB
ILUSTRASI layanan SIM keliling. (ISTIMEWA)

Layanan SIM Keliling Jakarta Rabu 12 Agustus, Cek di Sini

Rabu, 12 Agu 2026 08:29 WIB
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar

Kasus Kuota Haji, Mantan Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar

Selasa, 11 Agu 2026 15:28 WIB

Purbaya juga menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian harga BBM yang dilakukan pemerintah bukan mencerminkan pelemahan ekonomi domestik, melainkan langkah untuk menjaga stabilitas di tengah tekanan global yang tinggi.

“Jadi keadaan memang bukan ideal, tetapi kita terpaksa mengambil tindakan untuk memitigasi dampak global supaya kita masih bisa bertahan. Dan alhamdulillah sampai sekarang masih bisa tumbuh baik,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menyebut stabilisasi geopolitik di Timur Tengah berpotensi memberikan dampak lanjutan terhadap perekonomian, mulai dari penguatan nilai tukar, masuknya investasi, hingga penurunan biaya modal. Kombinasi ini dinilai dapat memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi pada paruh kedua 2026.

“Artinya, momentum pertumbuhan harusnya membaik ke depan karena kita tahu salah satu tekanan yang kita alami adalah ketika harga minyak dunia naik, kita terpaksa menaikkan sebagian harga BBM non-subsidi walaupun yang bersubsidi kita pertahankan,” katanya.

Baca Juga: Stok Beras 5,3 Juta Ton, Harga Pangan Bergerak Beragam

Kenaikan harga BBM non-subsidi sebelumnya sempat menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Namun, Purbaya menegaskan langkah tersebut diambil semata untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Ia pun berharap, dengan prospek perbaikan kondisi internasional, termasuk potensi turunnya harga minyak dunia, perekonomian Indonesia dapat menguat di paruh kedua tahun ini.

“Saya harap ke depan, dengan prospek membaiknya kondisi di perang AS-Iran dan harga minyak yang lebih rendah, harusnya kita akan lebih baik di paruh kedua tahun ini,” ujarnya.

Di sisi fiskal, Purbaya menegaskan pemerintah tetap menjaga disiplin anggaran di tengah pengawasan ketat lembaga pemeringkat kredit internasional yang menilai kredibilitas kebijakan fiskal Indonesia.

“Kita diawasi oleh lembaga-lembaga pemeringkat dunia yang melihat apakah kita bisa menjalankan kebijakan yang prudent atau tidak. Begitu tidak prudent, mereka akan menghukum kita,” kata Purbaya.

Ia menambahkan, Indonesia tetap berkomitmen menjaga defisit anggaran di bawah 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Bahkan, dalam kondisi tertentu, defisit disebut bisa berada di sekitar 2,91 persen dari PDB.

Purbaya juga menyoroti bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang mendapat perhatian besar dalam disiplin fiskal global, meski sejumlah negara lain mencatat defisit lebih tinggi, termasuk Malaysia, Vietnam, India, hingga Amerika Serikat.

“Hanya kita yang disorot. Saya juga agak bingung sebetulnya, kenapa?” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan disiplin fiskal tetap menjadi jangkar kepercayaan pasar. Pemerintah, katanya, tidak akan mengendurkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran negara.

“Nanti kita tunjukkan ke mereka bahwa yang terbaik adalah kita,” kata Purbaya menutup pernyataannya. (rmg/xan)

Tags: HARGAmenteri keuanganpertamax
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Karhutla Tembus 107 Ribu Ha, Modifikasi Cuaca Terkendala Awan
Nasional

Karhutla Tembus 107 Ribu Ha, Modifikasi Cuaca Terkendala Awan

Selasa, 11 Agu 2026 08:01 WIB
70 Persen Masyarakat Indonesia Melek Keuangan
Nasional

70 Persen Masyarakat Indonesia Melek Keuangan

Selasa, 11 Agu 2026 07:59 WIB
SIM Keliling Tangsel Senin 8 Juni 2026, Cek di Sini Lokasi dan Jadwalnya
Nasional

SIM Keliling Jakarta Selasa 11 Agustus Hadir di 5 Lokasi, Cek di Sini

Selasa, 11 Agu 2026 07:51 WIB
Majelis Hakim PN Tipikor Diminta Objektif Uji Perkara Kuota Haji
Nasional

Majelis Hakim PN Tipikor Diminta Objektif Uji Perkara Kuota Haji

Senin, 10 Agu 2026 16:13 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Senin 10 Agustus, Hadir di 5 Lokasi
Nasional

Layanan SIM Keliling Jakarta Senin 10 Agustus, Hadir di 5 Lokasi

Senin, 10 Agu 2026 07:46 WIB
Badan Gizi Nasional Perketat Sistem Pengawasan MBG
Nasional

Badan Gizi Nasional Perketat Sistem Pengawasan MBG

Minggu, 9 Agu 2026 20:13 WIB
BKPSDM tangsel HUT RI 2026

Berita Pilihan

30 Perusahaan Lolos Seleksi Administrasi Corporate Awards Kabupaten Tangerang 2026

30 Perusahaan Lolos Seleksi Administrasi Corporate Awards Kabupaten Tangerang 2026

Rabu, 12 Agu 2026 14:04 WIB
Waspada Penyakit ISPA, 1,9 Juta Warga Banten Terjangkit

Waspada Penyakit ISPA, 1,9 Juta Warga Banten Terjangkit

Jumat, 7 Agu 2026 07:40 WIB
KPU Kota Tangerang Siapkan PAW Kursi Alm Rusdi, Ini Ketentuannya

KPU Kota Tangerang Siap Proses PAW Alm Rusdi, Ini Ketentuannya

Selasa, 11 Agu 2026 19:17 WIB
PT PWI 6 Dikabarkan akan Hengkang dari Lebak, Ada Potensi PHK Besar-besaran

PT PWI 6 Dikabarkan Bakal Hengkang dari Lebak, Ada Potensi PHK Besar-besaran

Kamis, 13 Agu 2026 18:51 WIB
Judi Online Bayangi 5.124 Perceraian di Kabupaten Tangerang

Judi Online Bayangi 5.124 Perceraian di Kabupaten Tangerang

Kamis, 13 Agu 2026 09:07 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.