Jumat, 14 Agustus 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Pengusaha Tangsel Terpaksa Perkecil Ukuran Tempe

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 15 Jun 2026 15:32 WIB
Rubrik Metro Tangerang
FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

SATELTNEWS. COM, TANGSEL—Aroma khas kedelai yang direbus masih memenuhi ruang produksi sederhana milik Yadi (48), seorang pengrajin tempe di kawasan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Di tempat itulah setiap hari kedelai impor diolah menjadi salah satu pangan favorit masyarakat Indonesia yakni tempe.

Proses pembuatan tempe di tempat Yadi sejak dahulu tidak berubah. Setelah memperoleh kedelai berkualitas, bahan baku tersebut dicuci hingga bersih sebelum melalui tahapan perebusan dan pengolahan. Selanjutnya, kedelai dimasukkan ke dalam plastik sesuai ukuran yang telah ditentukan, lalu disusun rapi di rak-rak fermentasi hingga siap dipasarkan.

Namun, di balik aktivitas yang tampak biasa itu, rupanya tersimpan kegelisahan akibat terus meningkatnya harga bahan baku kedelai yang dipicu menguatnya nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat.

Kenaikan harga kedelai impor membuat Yadi harus memutar otak agar usahanya tetap berjalan. Di tengah daya beli masyarakat yang juga kebingungan naiknya harga-harga pangan, menaikkan harga jual pun harus penuh pertimbangan. Karena itu, ia memilih jalan tengah dengan memperkecil ukuran tempe yang dijual ke pelanggan.

“Pengaruhnya sangat terasa, sekarang bisa sampai sekitar 20 persen produksi menurun otomatis ke omzet. Untuk menyiasatinya, sementara ukuran tempe kami perkecil sejak harga kedelai melonjak,” ujar Yadi, Minggu (14/6).

Menurutnya, hampir seluruh kebutuhan kedelai untuk industri tempe nasional masih bergantung pada impor. Ketika dolar menguat terhadap rupiah, harga kedelai otomatis ikut terdongkrak. Kondisi tersebut langsung berdampak pada biaya produksi yang harus ditanggung para pengrajin.

Baca Juga: SDN Kademangan 02 Setu Langganan Krisis Air, Sekolah Minta Solusi Permanen

Dampaknya tidak hanya pada ukuran produk, tetapi juga pada jumlah produksi harian. Jika sebelumnya Yadi mampu memproduksi lebih dari satu kuintal tempe setiap hari, kini kapasitas produksinya menurun cukup signifikan.

“Dalam satu hari biasanya produksi bisa sampai satu kuintal lebih, sekarang di bawah itu. Itu terjadi sudah hampir dua bulan,” katanya.

BeritaTerbaru

Bupati Tangerang Tekankan MPLS Ramah Anak dan Penguatan Karakter

Bupati Tangerang Tekankan MPLS Ramah Anak dan Penguatan Karakter

Kamis, 13 Agu 2026 21:43 WIB
22 Jembatan Merah Putih Bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang

22 Jembatan Merah Putih Bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang

Kamis, 13 Agu 2026 21:40 WIB
Seorang Pria di Solear Tangerang Tewas Diduga Tersengat Kawat Listrik

Seorang Pria di Solear Tangerang Tewas Diduga Tersengat Kawat Listrik

Kamis, 13 Agu 2026 21:38 WIB
Golkar Kabupaten Tangerang Perkuat Pendidikan Politik Kader

Golkar Kabupaten Tangerang Perkuat Pendidikan Politik Kader

Kamis, 13 Agu 2026 21:32 WIB

Meski demikian, Yadi berusaha tetap memenuhi kebutuhan para pelanggan yang selama ini menjadi pasar utamanya, mulai dari rumah makan, warung sayur, hingga berbagai pelaku usaha kuliner yang mengandalkan tempe sebagai bahan makanan sehari-hari.

Bagi Yadi dan banyak pengrajin tempe lainnya, perubahan nilai tukar rupiah bukan sekadar angka. Pergerakan dolar secara langsung menentukan biaya produksi yang harus mereka keluarkan setiap hari. Ketika harga kedelai naik, keuntungan semakin menipis, sementara kebutuhan operasional dan distribusi tetap harus dipenuhi.

Di tengah kondisi tersebut, Yadi berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tekanan terhadap harga kedelai impor tidak semakin berat.

“Iya harapannya bisa seperti semula, pemerintah bisa menstabilkan dolar, Tolonglah dolar ini distabilkan seperti dahulu agar tidak terlalu pusing,” pungkasnya.

Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Kamis 13 Agustus 2026, Cek Lokasi dan Jadwalnya

Terkait impor kedelai, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan pemerintah bakal mengucurkan subsidi untuk menekan harga kedelai yang selama ini masih impor. Zulhas mengatakan subsidi kedelai ini diberikan sebesar Rp 2.000 per kilogram untuk 250.000 ton tahap pertama. Keputusan tersebut merupakan arahan langsung Presiden agar kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga di tengah perkembangan ekonomi global dan pergerakan nilai tukar.

“Nah oleh karena itu tadi kita putuskan disubsidi Rp 2.000 per kilogram. Pemerintah menyediakan untuk 250.000 ton pertama melalui Bulog,” ujarnya usai melakukan Rapat Koordinasi Pembahasan Perkembangan Harga Komoditas Pangan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (9/6/2026) lalu.

Zulhas mengatakan keputusan untuk memberikan subsidi ini akan diproses lebih lanjut oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Keuangan. Keputusan ini pun kata Zulhas telah dilaporkan ke orang nomor satu di Indonesia.

“Selanjutnya tentu Menteri Perekonomian bersama Kementerian Keuangan akan membuat surat ke sana, tapi ini sudah dilaporkan ke Bapak Presiden,” ujar Zulhas.(eko)

Tags: HARGAkedelaipengusahatangseltempe
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

6 Kader Partai Golkar Daftar Menjadi Ketua DPRD Kota Tangerang, Ini Daftarnya
Headline

6 Anggota Fraksi Golkar Daftar Jadi Ketua DPRD Kota Tangerang Gantikan Alm Rusdi, Cek Namanya

Kamis, 13 Agu 2026 17:30 WIB
Diduga Main Judol, 259 Penerima Bansos di Kabupaten Tangerang Ditangguhkan
Kabupaten Tangerang

Diduga Main Judol, 259 Penerima Bansos di Kabupaten Tangerang Ditangguhkan

Kamis, 13 Agu 2026 17:21 WIB
Sepeda Motor Kawasaki Ninja RR Dicuri dari Garasi Rumah di Ciputat
Kota Tangsel

Sepeda Motor Kawasaki Ninja RR Dicuri dari Garasi Rumah di Ciputat

Kamis, 13 Agu 2026 17:16 WIB
SDN Kademangan 02 Setu Langganan Krisis Air, Sekolah Minta Solusi Permanen
Kota Tangsel

SDN Kademangan 02 Setu Langganan Krisis Air, Sekolah Minta Solusi Permanen

Kamis, 13 Agu 2026 17:11 WIB
Warga Citra Raya Resah Bau Menyengat, DPRD Inspeksi Pabrik Oli Bekas
Headline

Warga Citra Raya Resah Bau Menyengat, DPRD Inspeksi Pabrik Oli Bekas

Kamis, 13 Agu 2026 17:04 WIB
Antisipasi Kekeringan di Kota Tangerang BPBD Berencana Cek Kondisi Air Bawah Tanah
Kota Tangerang

Batuceper Masuk Ketegori Awas Kekeringan Meteorologis, BPBD Kota Tangerang Beri Atensi Khusus

Kamis, 13 Agu 2026 15:51 WIB
BKPSDM tangsel HUT RI 2026

Berita Pilihan

DIPERIKSA -- Pelaku pencabulan anak tiri, diperiksa penyidik Polres Pandeglang, Rabu (12/8/2026). (ISTIMEWA)

Istri ke Pasar Pandeglang, Ayah Setubuhi Anak Tirinya di Kontrakan

Rabu, 12 Agu 2026 15:07 WIB
Masyarakat Berharap Jalan M Toha Kota Tangerang Bisa Bertahan Lama Usai Diperbaiki

Masyarakat Berharap Jalan M Toha Kota Tangerang Bisa Bertahan Lama Usai Diperbaiki

Selasa, 11 Agu 2026 16:37 WIB
Warga Bayah Lebak Serbu Pengobatan Gratis

Warga Bayah Lebak Serbu Pengobatan Gratis

Kamis, 13 Agu 2026 19:08 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 10 Agustus 2026, Di Sini Lokasinya

Senin, 10 Agu 2026 07:37 WIB
Kasus ISPA Tembus Ratusan Ribu, Dinkes Tangsel Minta Warga Waspada

Kasus ISPA Tembus Ratusan Ribu, Dinkes Tangsel Minta Warga Waspada

Minggu, 9 Agu 2026 20:20 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.