SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai merekonstruksi kondisi jalan rusak yang dikeluhkan warga. Salah satunya adalah Jalan M Toha di Kecamatan Karawaci. Masyarakat pun menyambut positif perbaikan jalan tersebut dan berharap agar jalan bisa bertahan lama.
Harapan itu salah satunya disampaikan Arif Cahyo, warga Benua Indah Karawaci, Kota Tangerang. ”Saya menyambut baik langkah pemerintah memperbaiki Jalan Raya M. Toha yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah. Semoga segera tuntas perbaikannya,” katanya, Selasa (11/6/2026).
Terlebih ujarnya alan Raya M. Toha merupakan salah satu akses utama Kota Tangerang-Kabupaten Tangerang via Pasar Kemis yang memiliki tingkat kepadatan kendaraan cukup tinggi bahkan sering dilalui kendaraan berat industri.
Hal senada juga disampaikan warga sekitar, Aas Asmawati. Ia mengatakan, perbaikan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi dari kerusakan Jalan Raya M. Toha yang sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.
”Alhamdulillah, senang melihatnya, Jalan M. Toha sudah mulai diperbaiki. Sebelumnya cukup terganggu akibat kondisinya yang banyak lubang ditambah sering macet. Jadi perbaikan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat umum termasuk saya pribadi yang setiap hari melewati jalan ini untuk bekerja,” ujar Aas.
Sebelumnya Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan guna mempercepat penyelesaian pekerjaan, PUPR bahkan memungkinkan pengerjaan dilakukan selama 24 jam. Menurut Taufik, langkah tersebut ditempuh agar proyek dapat selesai lebih cepat dari waktu yang ditetapkan dalam kontrak. “Makanya kita enggak kerja malam saja, karena memang rekayasa lalu lintas sudah kita siapkan, sehingga pengerjaan bisa lebih cepat, siang malam begitu, 24 jam,” katanya.
Baca Juga: Tiga Ruas Jalan di Kota Tangerang Direvitalisasi, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan
Durasi pekerjaan berbeda-beda sesuai kontrak. Taufik menyebut terdapat proyek yang ditargetkan selesai dalam dua bulan dan ada pula yang membutuhkan waktu hingga tiga bulan. Meski demikian, pihaknya menargetkan pekerjaan dapat rampung lebih cepat. PUPR juga menempatkan sejumlah petugas di lokasi pekerjaan serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menggunakan jalur alternatif.
Taufik menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan bukan sekadar pemeliharaan ringan, melainkan rekonstruksi pada sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Ruas-ruas tersebut dipilih berdasarkan tingkat prioritas penanganan. Kerusakan jalan, kata dia, meningkat terutama setelah musim hujan pada awal tahun.
“Memang beberapa ruas jalan kita banyak yang rusak, terutama berkaitan dengan musim hujan awal tahun kemarin. Makanya kita coba, karena sebenarnya sudah kita rancang dengan tahun sebelumnya, jalan-jalan ruas jalan rusak ini mulai kita tangani,” ujarnya. (made)

















