SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang telah melampaui target nasional yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hingga Senin (5/10), cakupan program tersebut mencapai 1.876.000 warga.
Dari hasil pemeriksaan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat hipertensi dan karies gigi menjadi dua jenis penyakit yang paling banyak ditemukan di masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan, capaian CKG di Kabupaten Tangerang kini telah mencapai 1.876.000 warga. Angka tersebut telah melampaui target Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan yang sebelumnya menetapkan target sebanyak 1,6 juta jiwa.
“Untuk CKG hingga saat ini sudah mencakup 1.876.000 juta orang penerima manfaat dari target sebelumnya hanya 1.600.000 juta orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi kepada Satelit News, Senin (5/10).
Ia mengatakan, dari total 1,87 juta warga yang menerima manfaat layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut, sebagian besar merupakan masyarakat umum dan kalangan pelajar.
“Cakupan untuk kalangan pelajar atau anak sekolah tercatat berkisar antara 700 ribu hingga 800 ribu jiwa,” katanya.
Baca Juga: Sempat Diamuk Warga, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Cikupa Diamankan Polisi
Menurut Hendra, melihat realisasi penerima manfaat program kesehatan tersebut, Kabupaten Tangerang menjadi salah satu daerah yang telah melampaui target Pemerintah Pusat sebesar 46 persen atau sekitar 1,6 juta jiwa dari total 3,5 juta penduduk yang ada.
“Iya, dari total 3,5 juta jiwa itu targetnya dari Kementerian Kesehatan hanya 46 persen atau sampai 1,6 juta. Namun, kita melampaui itu,” katanya.
Hendra juga mengatakan, berdasarkan hasil temuan dalam pendeteksian kategori atau kelompok penyakit melalui program CKG selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Dinkes Kabupaten Tangerang mencatat dua jenis penyakit yang paling mendominasi di masyarakat, yakni hipertensi dan karies gigi.
“Kalau yang banyak ditemukan itu hipertensi, ada lima persen dari jumlah cakupan CKG ini, dan ditambah penemuan karies gigi pada kelompok anak atau pelajar,” ungkapnya.
Sebagai langkah tindak lanjut atas temuan kasus tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan upaya kontrol secara berkelanjutan bagi penerima manfaat yang terdeteksi mengalami dua jenis penyakit tersebut.
Pasalnya, lanjut Hendra, program CKG merupakan salah satu langkah preventif pemerintah dalam mendeteksi dini masalah kesehatan masyarakat guna mewujudkan kualitas hidup warga yang lebih sehat dan produktif secara merata di berbagai daerah.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
“Secara individu nanti mereka disuruh datang ke puskesmas atau rumah sakit rujukan jika memang memerlukan penanganan lebih lanjut,” tandasnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Sri Indriyani menambahkan, program prioritas tersebut merupakan salah satu langkah strategis pemerintah menuju terciptanya masyarakat yang sehat.
Adapun layanan dalam program CKG mencakup pemeriksaan gula darah, tekanan darah, kolesterol total, trigliserida, High-Density Lipoprotein (HDL), serta pemeriksaan paru-paru atau toraks.
“CKG ini penting sebagai upaya kita menuju hidup sehat. Kami berharap masyarakat semakin peduli dengan kondisi kesehatannya masing-masing,” kata dia. (alfian)




















