Rabu, 30 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Bansos Digital Kejar 48 Juta, Target Perlinsos Hingga Desember 2026

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 30 Sep 2026 18:00 WIB
Rubrik Nasional
Bansos Digital Kejar 48 Juta, Target Perlinsos Hingga Desember 2026

Mendagri Tito Karnavian (kanan) bersama Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar (kedua kanan), Mensos Saifullah Yusuf (kiri), dan Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kiri) saat Rapat Tingkat Menteri (RTM) perluasan perlindungan sosial (perlinsos) di Kantor Pusat Kemensos, Jakarta, Rabu (30/9/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Sebanyak 48 juta keluarga ditargetkan masuk dalam sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital hingga Desember 2026. Pemerintah membuka registrasi ulang bagi penerima bantuan sosial (bansos) sekaligus memberi kesempatan kepada masyarakat yang merasa berhak memperoleh bantuan untuk masuk dalam pendataan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan digitalisasi bansos memberi kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk mendaftarkan diri. Hingga kini, lebih dari 5,6 juta keluarga telah mendaftar dengan dukungan lebih dari 289 ribu Agen Perlinsos.

“Digitalisasi bansos ini untuk meregistrasi ulang dan memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk bisa mendaftar kalau memang menginginkan mendapatkan bansos,” kata Gus Ipul dalam konferensi pers seusai Rapat Tingkat Menteri
Pembahasan Perluasan Perlinsos dan Rencana Implementasi Tahun 2027 di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Sistem tersebut disiapkan untuk registrasi calon penerima bansos 2027, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Pendaftaran tidak otomatis membuat seseorang menerima bantuan.

“Pintu pendaftaran terbuka bagi siapa pun, sistem yang menilai kelayakan. Perlinsos Digital adalah game changer. Warga mendaftar, sistem yang akan memverifikasi dan menilai, lalu ditetapkan layak atau tidak layak dengan alasan yang jelas,” ujar Gus Ipul.

Langkah ini ditempuh karena sebagian penerima bansos sebelumnya ditengarai tidak tepat sasaran. Informasi yang terkumpul akan diverifikasi dan dipadankan dengan data pemerintah sebelum seseorang ditetapkan sebagai penerima.

Baca Juga: Polisi Awasi Penyaluran Beras Bantuan di Rangkasbitung

Selain untuk registrasi, sistem tersebut digunakan memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemerintah juga memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), dalam pemutakhiran dan verifikasi.

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah menargetkan pendaftaran mencapai 500 ribu keluarga per hari untuk mencapai target 48 juta keluarga.

BeritaTerbaru

Revisi UU LLAJ Dikebut: Ojol Diatur, Denda ODOL Rp50 M

Revisi UU LLAJ Dikebut: Ojol Diatur, Denda ODOL Rp50 M

Rabu, 30 Sep 2026 18:05 WIB
Komisi XIII Setujui Bilik Asmara di Lapas Perempuan Bandung

Ketua Komisi XIII Setujui Bilik Asmara di Lapas Perempuan Bandung

Rabu, 30 Sep 2026 14:09 WIB
Subsidi BBM dan LPG Dipangkas, Belanja Negara Naik Jadi Rp4.106 T

Subsidi BBM dan LPG Dipangkas, Belanja Negara Naik Jadi Rp4.106 T

Selasa, 29 Sep 2026 17:33 WIB
Enam Tersangka MBG Dilimpahkan, Kerugian Negara Capai Rp10 T

Enam Tersangka MBG Dilimpahkan, Kerugian Negara Capai Rp10 T

Selasa, 29 Sep 2026 17:28 WIB

“Target kita 48 juta keluarga harus terdaftar. Ini menjangkau 50 persen populasi nasional,” kata Luhut.

Luhut mengatakan pemutakhiran data tersebut juga menjadi bagian dari rencana pemerintah mengubah skema subsidi secara bertahap. Dalam satu hingga dua tahun ke depan, subsidi yang sebelumnya disalurkan dalam bentuk barang akan diarahkan langsung kepada masyarakat dalam bentuk tunai.

“Ke depan, kita ini dalam over time, mungkin dalam 1-2 tahun ke depan, subsidi itu akan kita ubah skemanya, saya sudah lapor Presiden (Prabowo), tidak lagi pada barang, tapi langsung pada manusia, jadi cash,” kata Luhut.

Menurut Luhut, perubahan skema tersebut berkaitan dengan upaya pemerintah membangun data perlindungan sosial yang lebih akurat. Data yang telah diperbarui melalui proses registrasi dan pemutakhiran hingga akhir 2026 nantinya menjadi dasar penyaluran bantuan sosial.

Baca Juga: 12.800 Penerima Bansos di Kabupaten Serang Terindikasi Judi Online

“Ya kita harapkan kalau semua data ini bisa jalan dengan baik, saya sudah lapor Presiden, sampai akhir tahun ini nanti daftarnya akan datang semua,” ujar Luhut.

Dari sisi kesiapan teknologi, piloting telah memproses lebih dari 19,8 juta transaksi yang mencakup sekitar 5,4 juta kepala keluarga hingga 28 September 2026. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan capaian tersebut menjadi bekal menuju tahap rollout.

Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) berfungsi menghubungkan pertukaran data antarinstansi untuk mempercepat validasi. Kemkomdigi akan memperkuat kapasitas SPLP untuk menghadapi peningkatan transaksi saat layanan diperluas.

“Ini menjadi bekal untuk langkah-langkah kami berikutnya dalam persiapan menuju rollout,” ujar Meutya.

Tantangan berikutnya adalah menjangkau masyarakat yang belum terbiasa atau memiliki keterbatasan akses teknologi. Lansia, penyandang disabilitas, serta warga di daerah terpencil menjadi kelompok yang berisiko tertinggal.

“Keterbatasan teknologi tidak boleh menjadi alasan mereka tidak terdata,” tegas Gus Ipul.

Karena itu, pemerintah memperluas Agen Perlinsos melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga. Pendamping PKH, RT/RW, pemerintah daerah, maupun warga yang menjadi Kawan Perlinsos dapat membantu masyarakat melakukan registrasi.

Gus Ipul mengatakan, jika setiap agen rata-rata membantu 30 keluarga, dibutuhkan sekitar 2,4 juta agen untuk menjangkau 48 juta keluarga. Jumlah itu hampir 10 kali lipat dibandingkan lebih dari 289 ribu agen yang tersedia saat ini.

“Jadi kuncinya satu, perluasan Agen Perlinsos,” ungkapnya.

Pada tahap verifikasi, data kependudukan menjadi basis utama. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) menyediakan informasi biometrik, seperti sidik jari dan pengenalan wajah.

“Perlu dibantu oleh orang lain yang kita sebut dengan agen. Agen inilah kemudian dilatih, dan kemudian mereka men-download menggunakan handphone yang memang smartphone. Dan ini kecepatannya sangat tinggi sekali karena hanya lima sampai tujuh detik saja, begitu wajahnya ditampilkan, kemudian data di Dukcapil langsung muncul,” kata Tito di tempat yang sama.

Data kependudukan itu selanjutnya diintegrasikan dengan informasi dari kementerian dan lembaga lain. Tito mencontohkan data Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengetahui kepemilikan tanah serta data kepolisian untuk mengetahui kepemilikan kendaraan.

Pemadanan tersebut digunakan untuk melakukan profiling masyarakat sasaran dan menilai kelayakan penerima. Sistem juga dapat menunjukkan jenis bantuan yang diterima, baik tunai maupun nontunai.
Masyarakat dapat melakukan registrasi mandiri melalui perlinsos.kemensos.go.id dengan menyiapkan NIK pada KTP, nomor meter listrik PLN, serta mengikuti verifikasi wajah. Warga yang membutuhkan pendampingan dapat meminta bantuan Agen Perlinsos. (rmg)

Tags: bansosbantuan sosialDesemberperlindungan sosialPerlinsos
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Uji Coba Kedua MLFF Tol Dipercepat, Menentukan Tahap Semikomersial
Nasional

Uji Coba Kedua MLFF Tol Dipercepat, Menentukan Tahap Semikomersial

Minggu, 27 Sep 2026 21:34 WIB
KPK Dalami Valas dan Emas Dari Penggeledahan BPN Jatim
Nasional

KPK Dalami Valas dan Emas Dari Penggeledahan BPN Jatim

Minggu, 27 Sep 2026 21:31 WIB
Serangan Siber Tembus Rp111 T, Penyalahgunaan Data, Fraud, dan Scam
Nasional

Serangan Siber Tembus Rp111 Triliun, Penyalahgunaan Data, Fraud dan Scam

Kamis, 24 Sep 2026 17:23 WIB
Hukuman Hanya Dipangkas 1 Tahun, Nadiem Makarim Pilih Kasasi
Nasional

Hukuman Hanya Dipangkas 1 Tahun, Nadiem Makarim Pilih Kasasi

Kamis, 24 Sep 2026 17:20 WIB
Gerindra Tetap Teratas, PDI-P dan Golkar Membuntuti
Nasional

Gerindra Tetap Teratas, PDI-P dan Golkar Membuntuti

Kamis, 24 Sep 2026 08:21 WIB
Tahan Suku Bunga, BI Perkuat Rupiah
Bisnis

Tahan Suku Bunga, BI Perkuat Rupiah

Kamis, 24 Sep 2026 08:18 WIB
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

MELIHAT KDMP : Gubernur Banten Andra Soni, melihat KDMP yang sudah beroperasi di wilayah Tangerang Raya, beberapa waktu lalu. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Ribuan Manajer KDMP di Banten Masih Dibiarkan Kosong

Rabu, 30 Sep 2026 18:13 WIB
Anak Melly Goeslaw yang Sukses Taklukkan Hati Putri Bamsoet

Ini Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Sukses Taklukkan Hati Putri Bamsoet

Selasa, 29 Sep 2026 10:54 WIB
alan Multatuli Kerap Jadi Sirkuit Liar, Polres Lebak Diminta Bertindak

Jalan Multatuli Kerap Jadi Sirkuit Liar, Polres Lebak Diminta Bertindak

Kamis, 24 Sep 2026 15:54 WIB

Pulihkan Pariwisata, Pemkab Serang Akan Lakukan Beach Cleaning di Anyer-Cinangka

Kamis, 24 Sep 2026 13:44 WIB

Universitas Raharja Tuan Rumah Seminar Internasional, Bahas AI Berorientasi Kesejahteraan Manusia

Jumat, 25 Sep 2026 17:45 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.