Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

RUU Perampasan Aset Dikuliti Pakar

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 21 Apr 2026 15:35 WIB
Rubrik Nasional
RUU Perampasan Aset Dikuliti Pakar

Pakar hukum Universitas Indonesia, Harkristuti Harkrisnowo dalam rapat dengar pendapat di Komisi III DPR RI, di Jakarta, Senin (20/4/2026). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana dinilai penting untuk memperkuat pemulihan kerugian negara, tetapi perumusannya perlu dilakukan hati-hati. Sejumlah pakar mengingatkan, kewenangan besar dalam beleid ini harus diimbangi perlindungan hak warga negara.

Pakar hukum Universitas Indonesia, Harkristuti Harkrisnowo, menekankan empat aspek yang perlu dirinci dalam RUU itu. “Yakni pendeteksian, proses perampasan, pengelolaan aset, dan pencegahan,” ujarnya, dalam rapat dengar pendapat di Komisi III DPR RI, di Jakarta, Senin (20/4/2026),

Pendeteksian aktivitas ilegal harus berada dalam kerangka hukum yang jelas dan dievaluasi berkala, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perbankan dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Ia juga menegaskan bahwa perampasan tidak dapat dilakukan tanpa proses hukum. “Perlu diluruskan bahwa tidak benar jika ada anggapan bahwa aset dapat dirampas tanpa putusan pengadilan. Memang bukan melalui putusan pidana, tetapi tetap ada proses peradilan yang harus dilalui,” ujarnya.

Dalam praktiknya, perampasan dilakukan melalui penyitaan cepat yang diikuti penelusuran tindak pidana pencucian uang. Kerja sama lintas negara juga menjadi penting, mengingat aset hasil kejahatan kerap dipindahkan ke luar yurisdiksi.

Pengelolaan aset sitaan menjadi tantangan tersendiri dan masih perlu penguatan agar nilainya tetap terjaga. “Aset yang telah disita harus dipelihara dan dikelola dengan baik. Ini bukan pekerjaan sederhana,” kata Harkristuti.

Baca Juga: Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Sesalkan Kisruh YSH-UIN Jakarta

RUU ini juga diharapkan berfungsi sebagai pencegah agar pelaku tidak mengulangi tindak pidana serta memastikan Indonesia tidak menjadi tempat aman bagi kejahatan.

Di lapangan, persoalan juga masih mendasar. “Cukup banyak kasus-kasus korupsi, pencucian, dan lain-lain yang berujung pada penghukuman, tapi ternyata tidak selalu berujung kepada perampasan aset,” ujarnya.

BeritaTerbaru

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB

Hambatan muncul dari kerja sama antarnegara yang kompleks, kerahasiaan perbankan, serta keterbatasan hukum pembuktian dan prosedur beracara. Pada tahap eksekusi, aset kerap tidak ditemukan atau sudah dipindahkan ke luar negeri.

“Kita tidak punya mekanisme hukum untuk mengambilnya,” jelasnya.

RUU ini diharapkan menutup celah tersebut melalui mekanisme perampasan tanpa menunggu putusan pidana, namun tetap melalui proses peradilan. Skema ini hanya dapat digunakan dalam kondisi tertentu, seperti ketika tersangka atau terdakwa meninggal dunia, melarikan diri, sakit permanen, atau tidak diketahui keberadaannya (in absentia).

Perampasan juga dimungkinkan ketika terdakwa diputus lepas dari segala tuntutan hukum (onslag), perkara tidak dapat disidangkan, atau aset baru ditemukan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga: Sengketa Aset TKIP-SDIP Pamulang Ricuh, Dua Kelompok Dibubarkan Polisi

Meski demikian, Harkristuti mengingatkan perlunya pengawasan yang kuat agar kewenangan tersebut tidak disalahgunakan. “Harus ada pengawasan yang ketat. Hukum tidak boleh menjadi alat represi dan juga implementasinya tidak boleh menjadi alat politik,” lanjutnya.

Ia menyoroti konsentrasi kewenangan dalam satu institusi, khususnya kejaksaan, yang memegang peran dari penyitaan, pengelolaan, hingga penjualan aset. “Ada fungsi kuasa judisial, ada fungsi eksekusi pengelolaan aset, ada fungsi penjualan aset yang masuk ke dalam administratif. Itu dalam satu tangan. Ada risiko? Ada. Yang pertama conflict of interest menurut saya. Lalu, ada kemungkinan abuse of power,” jelasnya.

Menurut dia, mekanisme kontrol eksternal dalam rancangan tersebut belum tergambar jelas. “Tidak ada kontrol eksternal dan mekanisme pengawasannya seperti apa ya? Karena dia yang menyita, dia juga yang mengelola,” katanya.

Ia menambahkan, prinsip utama RUU ini adalah memastikan pelaku kejahatan tidak menikmati hasil tindak pidananya. “Crime should not pay. Bahwa setiap kejahatan itu tidak boleh dibiarkan pelakunya menikmati keuntungan,” ujarnya.

Di sisi lain, pakar hukum perkawinan dari Fakultas Hukum UI, Neng Djubaedah, mengingatkan potensi benturan dengan hukum harta dalam perkawinan. Ia menjelaskan terdapat harta bersama, harta bawaan, serta harta pribadi yang diperoleh melalui warisan, hibah, atau hadiah. “Pemahaman ini penting sebelum suatu aset ditetapkan sebagai objek perampasan,” ujarnya.

Kesalahan dalam mengklasifikasikan harta dapat merugikan pihak yang tidak terlibat dalam tindak pidana, seperti pasangan atau anak. “Perlu ada mekanisme yang jelas untuk memisahkan harta yang sah dengan yang berasal dari korupsi,” katanya.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, ia menegaskan perampasan seharusnya hanya menyasar harta yang terbukti terkait tindak pidana. “Kalau yang melakukan tindak pidana adalah suami, maka yang menjadi objek perampasan adalah harta milik suami,” tegasnya.

Sebagai informasi, draf RUU Perampasan Aset yang telah disusun Badan Keahlian DPR terdiri dari delapan bab dan 62 pasal. (rmg/xan)

Tags: asetHUKUMnegaraPPATKRancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle
Nasional

Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Senin, 31 Agu 2026 17:31 WIB
Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan
Nasional

Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Senin, 31 Agu 2026 17:28 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

MENUNJUKKAN BARANG BUKTI : Dirreskrimum Polda Banten Kombespol Dian Setyawan (tengah) menunjukkan barang bukti pencurian kendaraan roda empat. (ISTIMEWA)

Empat Pelaku Pencurian Mobil Diamankan ke Mapolda Banten, Satu Orang DPO

Selasa, 1 Sep 2026 13:34 WIB
Warga Komplek Nusa Indah Tolak SMPN 25 Tangerang Selatan, Ini Alasannya

Warga Komplek Nusa Indah Tolak Pembangunan SMPN 25 Tangerang Selatan, Ini Alasannya

Senin, 31 Agu 2026 17:15 WIB

Sejumlah ASN Pemkot Tangerang “Terciduk” Wakil Wali Kota Bolos Apel

Senin, 31 Agu 2026 08:48 WIB
Laksanakan Putusan MK, Menkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet

Laksanakan Putusan MK, Menkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet

Senin, 31 Agu 2026 08:20 WIB
Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang

Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 07:26 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.