SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Petugas Dinas Sosial Kota Tangerang bersama Satpol PP, TNI dan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) menggelar razia Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di sejumlah titik persimpangan jalan dan lampu merah di Kota Tangerang, Minggu (10/5/2026).
Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menjaring 14 orang yang terdiri dari pengamen, pengemis hingga manusia silver. Tiga balita dan dua remaja turut diamankan saat berada di lokasi razia.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan penertiban dilakukan di sejumlah titik yang selama ini kerap menjadi lokasi aktivitas PPKS. “Pelaksanaan gabungan bersama Dinsos, Pol PP, TNI dan relawan Tagana. Untuk titik yang didatangi yakni lampu merah Cimone, lampu merah Karawaci, lampu merah Modernland, lampu merah TMP, lampu merah Adipura, pertigaan Modernland dan pertigaan Banjar Wijaya,” ujar Acep.
Menurut dia, petugas masih mendapati aktivitas PPKS di sejumlah ruas jalan dengan berbagai modus, mulai dari mengamen hingga menjadi manusia silver. “Yang terjaring sebanyak 14 orang, terdiri dari pengamen, pengemis dan manusia silver. Ada tiga balita dan dua remaja, sementara dewasa ada sembilan orang,” katanya.
Seluruh PPKS yang terjaring kemudian dibawa ke kantor Dinas Sosial Kota Tangerang untuk dilakukan pendataan serta pembinaan lebih lanjut. Keberadaan balita di jalanan menjadi perhatian serius petugas. Selain membahayakan keselamatan anak, kondisi tersebut juga dinilai berpotensi mengarah pada eksploitasi anak di ruang publik.
Pemerintah Kota Tangerang turut mengimbau masyarakat agar menyalurkan bantuan atau sedekah melalui lembaga resmi maupun panti sosial, bukan dengan memberikan uang secara langsung di jalanan. Langkah itu dinilai penting untuk menekan keberadaan PPKS di ruang publik sekaligus mencegah praktik eksploitasi terhadap anak-anak. (ari)