SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Warga di berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang mendorong Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang nomor urut 1 H Mad Romli-H Irvansyah Asmat (MAVAN), untuk fokus pada penanganan masalah pengangguran. Mereka meminta solusi konkret, seperti pengembangan program pelatihan keterampilan, peningkatan investasi, dan penciptaan lapangan kerja baru.
Salah satu warga asal Kresek Ibu Kasna mengaku, lapangan kerja saat ini sangat dibutuhkan, khususnya bagi anak-anak muda usia produktif. Menurutnya, kebutuhan lapangan pekerjaan harus jadi perhatian serius pasangan Mad Romi-Irvansyah.
“Kami berharap pak haji Mad Romli-Irvansyah Asmat bisa menciptakan peluang lapangan pekerjaan. Saya doakan dan mendukung Mad Romli-Irvansyah supaya bisa menang, dilantik dan bisa membuat program menekan angka pengangguran,” ujarnya.
Senada Ibu Astuti asal Kronjo, kepada pasangan calon Mad Romli-Irvansyah, masyarakat juga berharap agar calon bupati melibatkan sektor swasta dan memanfaatkan potensi lokal untuk mengurangi angka pengangguran. Keberanian calon pemimpin untuk menghadapi isu ini dianggap krusial untuk kesejahteraan masyarakat.
Sementara iru, salah satu tokoh masyarakat di Kabupaten Tangerang, Ustadz TB Mansur mengatakan, program-program Mad Romli-Irvansyah sangat pro rakyat dan pro kesejahteraan rakyat. “Kami siap mendukung dan mendoakan Pak haji Mad Romli dan Pak haji Irvansyah Asmat bisa menang dan dilantik menjadi bupati dan wakil bupati Tangerang,” harapnya.
Merespon hal tersebut, calon Bupati Tangerang Mad Romli mengumumkan rencananya untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) baru, sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah pengangguran dan praktik menyogok dalam penerimaan pekerjaan.
Baca Juga: Tekan Angka Pengangguran, Komisi II Kembali Mendorong Pemkab Serang Buat BLK
Mad Romli menyatakan bahwa peningkatan keterampilan masyarakat adalah langkah penting untuk menciptakan tenaga kerja yang kompetitif.
“Dengan adanya BLK, kami berharap dapat memberikan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar. Ini akan membantu warga untuk mendapatkan pekerjaan tanpa harus terjebak dalam praktik tidak etis,” ujarnya.
Mad Romli menambahkan, bahwa pembangunan BLK akan difokuskan pada sektor-sektor yang memiliki potensi tinggi di daerah, tentunya diberagam sektor. Selain itu, program pelatihan akan dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan kerja masyarakat secara menyeluruh.
Dia juga berjanji untuk menjamin transparansi dalam proses rekrutmen dan menjalin kemitraan dengan perusahaan lokal, agar lulusan BLK dapat langsung terhubung dengan peluang kerja yang ada.
“Dengan pendekatan ini, kami berkomitmen untuk mengurangi angka pengangguran dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil,” tambahnya.
Rencana ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat, yang berharap inisiatif ini dapat membawa perubahan nyata dalam memperbaiki kondisi ekonomi daerah. (aditya)
Baca Juga: Balai Latihan Kerja Kosambi Resmi Dioperasikan, Mampu Latih Ribuan Calon Pekerja



















