SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah menerima 40 aduan karyawan yang belum mendapatkan tunjangan hari raya (THR). Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) Disnaker Tangsel, Endang.
Endang menjelaskan, 40 karyawan yang melakukan pengaduan pada minggu kemarin itu terbagi dalam empat perusahaan yang berada di wilayah Ciputat, Pondok Aren, dan Serpong. Kata dia, dasar laporan mereka, semuanya sama belum mendapatkan THR.
“Sudah menerima laporan kami. Sementara data masih ada 40 dari empat perusahaan di Tangsel. Dua perusahaan masing-masing satu laporan, satu perusahaan dua laporan karyawan, sisanya 30 sekian itu satu perusahaan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24/3/2025).
“Umumnya memang belum dikasih THR, bukan dikasihnya dicicil. Laporan sejauh ini ada yang langsung datang ke posko, tapi itu tidak masuk dalam kategori karena dia anak magang karena magang tidak ada kewajiban untuk diberikan THR,” sambung Endang.
Endang menjelaskan, setelah menerima pengaduan, pihaknya akan mempelajari dan memverifikasi terlebih dahulu pengaduan tersebut. Kemudian, setelah itu akan dilakukan cek fakta ke perusahaan terkait setelah diberikan masa tenggat waktu.
“Kami klarifikasi ke perusahaan terkait sekarang ini, kita kan kasih waktu tanggal 24 ini karena batas waktu sudah masuk ya kita klarifikasi ke perusahaan,” katanya.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya
Namun, lanjut dia, apabila pengusaha tidak ada itikad sama sekali untuk melakukan pembayaran THR maka laporan ini akan diteruskan ke pihak Pengawas Ketenagakerjaan yang berkedudukan di Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Banten.
“Tidak, kita kan cuma sampai batas menerima laporan nanti kalau sudah benar kita bikin laporan lanjutan ke Dinas Provinsi Disnaker bagian pengawasan. Pengawasan dan penindakan di Provinsi iya, kita hanya menerima aduan saja,” paparnya.
Endang menuturkan, posko pengaduan akan dibuka hingga 27 Maret mendatang. Posko akan kembali dibuka pada 8 April setelah hari raya Idul Fitri. “Masih dibuka sampai tanggal 27 Maret, nanti tanggal 8-9 April kita buka lagi habis lebaran,” pungkasnya. (eko)
























