SATELITNEWS.COM, TANGSEL--Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah melakukan uji coba sistem satu arah atau one way di Jalan Cabe 2 dan Perintis, Kecamatan Pamulang pada Senin (21/4/2025). Penerapan hari pertama diklaim efektif mengurai kemacetan.
Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Tangsel, Martha Lena mengaku memiliki sejumlah catatan penting sebagai bahan evaluasi hingga nantinya sistem satu arah berakhir. Kata dia, dalam pelaksanaannya melibatkan jajaran Polres Tangsel maupun kecamatan/kelurahan.
“Penerapan MRLL Sistem Satu Arah (SSA) pada Jalan Perintis dan Jalan Cabe II mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar simpang dengan kondisi lalu menunjukkan jauh lebih baik, kesemerawutan lalu lintas terurai,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Martha menyampaikan, terurainya kemacetan bukanlah tanpa penjelasan. Menurut dia, terurainya kemacetan dengan ditandainya menurunnya antrean kendaraan di kedua ruas jalan tersebut.
“Panjang antrean Jalan Cabe Raya ke arah Cirendeu awal mencapai 1,5 km menjadi di bawah 300 meter dan panjang antrean ke arah Pamulang dari 453 meter menjadi 231 meter. Panjang antrean untuk Jalan Purnawarman awal di atas 500 meter menjadi di bawah 200 meter,” ungkapnya.
Selanjutnya, untuk antrean di Jalan Cabe II dan Jalan Perintis diklaim jauh berkurang drastis dari yang awalnya mengular hingga 50 meter, kini tidak terjadi antrean panjang. “Panjang antrean untuk Jalan Cabe 2 awal 50 meter menjadi 0 meter (tanpa antrian) dan Jalan Perintis 35 meter menjadi 0 meter,” katanya.
Baca Juga: Uji Coba Kedua MLFF Tol Dipercepat, Menentukan Tahap Semikomersial
Martha melanjutkan, nantinya setelah sistem satu arah selesai diuji coba, pihaknya akan kembali melakukan evaluasi apakah rekayasa ini akan diteruskan atau tidak.
Kata Martha, diberlakukannya sistem satu arah sudah mengacu pada kajian yang dilakukan. Sehingga, rekayasa lalu lintas dinilai penting untuk dilakukan.
Karyadi, Ketua RT setempat mengaku bahwa terdapat perubahan setelah diberlakukan sistem satu arah. Pasalnya, kata dia, wilayah yang tadinya menjadi langganan macet kini tidak begitu terasa.
“Alhamdulillah dengan diadakannya sistem satu arah hari ini kendaraan berjalan lancar dari yang biasanya macet sekarang jauh lebih berkurang. Sebelumnya memang rumit juga lalu lintasnya macet total,” sebutnya.
“Saya kira langkah ini bagus yang tadinya macet parah karena keluar masuk sekarang diberlakukan sistem satu arah jadi membantu mengurai kemacetan,” lanjutnya. (eko)


















