SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Irwan Akib menghadiri Halal Bihalal 1446 H dan Hari Bermuhammadiyah Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), pada Rabu (30/4). Dalam kesempatan tersebut Irwan Akib menegaskan tentang pentingnya ikhlas dalam bermuhammadiyah.
Irwan menjelaskan, kegiatan yang berlangsung di Auditorium KH Ahmad Azhar Basyir, M.A., Gedung Cendikia, Cirendeu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini merupakan tradisi yang dilakukan setelah Ramadan.
Dirinya melanjutkan, mengutip nilai-nilai dari surat Ali Imran, yang menekankan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum penguatan derajat kemanusiaan.
Selama Ramadan, umat muslim dilatih untuk menahan lapar dan dahaga. Puasa ini merupakan bentuk empati terhadap mereka yang hidup dalam kekurangan. Selain itu, Ramadan juga menjadi momen untuk memperkuat berbagi melalui infaq.
“Infaq bukan sekadar ibadah finansial, tetapi juga sarana untuk mengurangi kesenjangan sosial dan mempererat solidaritas antarumat,” ujar Irwan dalam keterangan yang diterima.
Irwan juga menekankan bahwa Ramadan juga menjadi sarana pelatihan emosional. Jika nilai-nilai Ramadan tersebut dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, maka silaturahmi antar sesama akan terjalin dengan lebih harmonis.
Baca Juga: U-Turn Rawabuntu Mulai Diuji Coba, Titik Bisa Berubah Tergantung Hasil Evaluasi 3 Hari
Menurutnya, halal bihalal menjadi ruang untuk saling memaafkan, membersihkan hati dari kebencian, dan membangun kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa keikhlasan adalah landasan utama dalam bermuhammadiyah. Keikhlasan dimaknai sebagai kebersihan hati dan jiwa dalam beraktivitas, tanpa motif duniawi selain mengharapkan ridha Ilahi.
“Dengan ikhlas, kita dapat mencapai tujuan akhir dalam bermuhammadiyah, yaitu meraih ridha Allah,” ucap Irwan.
Irwan juga menegaskan pentingnya kerja sama dan ketulusan dalam membangun UMJ. Menurutnya, institusi ini tidak akan berkembang jika para civitas akademika tidak bekerja dengan hati yang bersih dan saling mendukung.
“Silaturahmi, saling memaafkan, dan keikhlasan dalam bekerja adalah kunci kemajuan. Jabatan bukanlah yang utama, tetapi amal usaha yang dilakukan dengan tuluslah yang bernilai,” sebutnya.
Pada kesempatan ini juga dilakukan peluncuran logo milad UMJ yang ke-70, penandatanganan PKS FIK UMJ dengan Lembaga Pelatihan Alumni, dan Sharing Session alumni. Selain itu, terdapat pemeriksaan kesehatan berupa cek tensi dan cek kadar gula darah. Acara ini juga dimeriahkan dengan pembagian ratusan doorprize dan hadiah utama yaitu umrah.(eko)


















