SATELITNEWS.COM, SERANG – Gubernur Banten Andra Soni, resmi menutup kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) ke-45, di Alun-alun Kota Serang, Kamis (19/6/2025). Kegiatan yang berlangsung selama 12 hari itu, diharapkan dapat meningkatkan akselerasi pembangunan di desa, sehingga mempercepat kemajuan bangsa.
Latsitardanus sendiri, diikuti oleh 2.898 peserta dari lembaga pendidikan kedinasan. Terdiri dari, 809 Taruna Akademi Militer (Akmil), 431 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), 289 Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU), 451 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), 200 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 95 Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN), 200 Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) dan 423 personel pendukung.
Sejak tanggal tanggal 4 Juni 2025, mereka disebar di desa-desa sasaran di satu Kota tiga Kabupaten di Provinsi Banten, melaksanakan sejumlah kegiatan baik yang bersifat fisik seperti pembangunan jalan, renovasi tempat ibadah dan lainnya, maupun non fisik seperti sosialisasi perguruan tinggi kedinasan.
“Sehingga, dapat mendorong pemuda setempat untuk turut mengabdi kepada bangsa dan negara melalui institusi Pendidikan seperti Akmil, Angkatan laut, angkatan udara, Akpol, IPDN, Unhan maupun Poltek SSN,” kata Andra.
Selain itu, yang tak kalah pentingnya juga kegiatan ini membawa akselarasi pembangunan di desa khususnya dalam bidang sarana dan prasarana di lingkungan desa sehingga dapat memperkuat ketahanan sosial, ekonomi serta ekologi masyarakat desa.
Dengan segala pengetahuan dari para Taruna, segala potensi yang dimiliki oleh desa sasaran latihan dapat dikembangkan dan menghasilkan ekonomi tambahan bagi masyarakat.
Baca Juga: Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh
Hal itu, menurut Andra, sangat penting. Karena barometer kemajuan bangsa itu, dilihat dari kemajuan desanya.
“Ini sejalan dengan Asta Cita keenam presiden Prabowo Subianto yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Sehingga dari kegiatan ini selain bentuk pengabdian bagi Taruna, juga diharapkan bisa menjadi desa binaan Taruna untuk meningkatkan jumlah desa mandiri dan desa maju di Provinsi Banten,” jelasnya.
Menurut Andra, kegiatan latihan gabungan ini selama 12 hari berjalan dengan baik. Pemprov Banten mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan penyenggaraan Latsitarda Nusantara ke-45 Tahun 2025.
“Kegiatan tersebut telah memberikan dampak positif secara langsung bagi masyarakat di daerah sasaran latihan,” tukasnya.
Sementara, Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Banten, Pemerintah Kabupaten/Kota, yang menjadi lokasi pelatihan dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Latsitarda Nusantara ke-45 tahun 2025.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan peserta Latsitarda Nusatara ke-45 atas kedispilinan serta kepatuhan yang ditunjukan selama pelatihan sehingga saat ini tidak terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh peserta maupun unsur pendukung Latsitarda Nusantara,” ujarnya.
Baca Juga: Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar
Selanjutnya, dirinya menuturkan Latsitarda Nusantara ke-45 yang telah dilaksanakan di Provinsi Banten ini telah berhasil menyelesaikan berbagai kegiatan, baik fisik maupun non-fisik. Kegiatan tersebut memberikan dampak positif secara langsung bagi masyarakat di daerah sasaran latihan.
“Dengan berakhirnya latihan ini, saya harap sinergi yang telah terjalin selama pelaksnaannya bisa terus berjalan dan dipertahankan, Lantaran hal itu menjadi modal awal yang berharga dalam meyongsong tugas dan pengabdian pada bangsa dan negara dimasa yang akan datang,” pungkasnya. (luthfi)
























