SATELITNEWS.COM, LEBAK–Suasana di Jalan Prof Dr Ir Soetami, tepat di depan Kantor Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mendadak riuh, Minggu (6/9/2026) siang. Truk Fuso bernopol A 9020 NM terlibat kecelakaan dengan truk Colt Diesel pengangkut delapan sapi dan sepeda motor Honda Beat.
Benturan tersebut membuat muatan sapi berhamburan. Enam ekor sapi berhasil keluar dari truk dan kabur menuju kawasan permukiman warga. Sementara dua ekor sapi lainnya mengalami patah kaki.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.50 WIB itu bermula saat Colt Diesel bernopol D 8701 EK yang dikemudikan Abdul Rojak Maulana, (24), melaju dari Rangkasbitung dengan membawa delapan ekor sapi yang hendak dikirim ke Cibinong.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang truk Fuso yang bergerak dari Cikande menuju Rangkasbitung. Kedua kendaraan kemudian terlibat benturan. Bagian samping kanan Colt Diesel menjadi titik benturan dengan truk Fuso.
Abdul mengatakan, dirinya tidak menyangka perjalanan membawa sapi tersebut berakhir dengan kecelakaan. Setelah benturan terjadi, kondisi di dalam bak truk langsung kacau karena sapi-sapi yang dibawanya panik. “Mobil membawa delapan ekor sapi untuk dikirim ke Cibinong. Saat perjalanan, truk Fuso dari arah Cikande menabrak bagian samping kanan kendaraan,” ujar Abdul.
Keenam ekor sapi yang lepas kemudian berlarian menuju perkampungan. Warga yang mengetahui kejadian langsung turun tangan membantu mencari dan mengamankan hewan ternak tersebut agar tidak semakin jauh.
Baca Juga: Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini
Saksi mata, Imas Huswatun Hasanah, (34), mengaku melihat kedua kendaraan sebelum kecelakaan. Menurutnya, Colt Diesel terlihat melaju relatif pelan, sedangkan truk Fuso melintas dengan kecepatan lebih tinggi. Imas menyebut benturan terjadi pada sisi kendaraan pengangkut sapi. Ia menegaskan tabrakan bukan mengenai bagian depan Colt Diesel. “Yang saya lihat, tronton itu menabrak bagian samping kanan mobil, bukan dari depan,” katanya.
Usai benturan, truk Fuso masih bergerak ke depan hingga melewati area depan Kantor Desa Nameng. Kendaraan tersebut kemudian bergerak mundur dan menabrak sepeda motor Honda Beat warna hitam putih bernopol A 3724 UV yang berada di belakangnya. “Kecelakaan beruntun itu menyebabkan pengemudi truk Puso mengalami luka cukup serius. Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan medis,” imbuhnya.
Berbeda dengan pengemudi Fuso, Abdul yang berada di balik kemudi Colt Diesel dilaporkan tidak mengalami luka serius. Di tengah proses penanganan kecelakaan, warga masih disibukkan dengan pencarian enam sapi yang kabur. Sejumlah warga menyisir kawasan sekitar lokasi untuk menangkap dan mengamankan sapi-sapi tersebut.
Sementara, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Identitas lengkap korban, kondisi terakhir pengemudi Fuso, serta nilai kerugian akibat kecelakaan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi. (mulyana/made)
























