SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Aksi unik sekaligus mengundang senyum terjadi di Jalan AMD, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tepat di depan Global School. Sebuah insiden tak biasa melibatkan tukang balon dagangan yang tanpa sengaja barang dagangannya terlepas dari genggaman dan tersangkut di pohon setinggi sekitar 15 meter.
Peristiwa ini sempat mengundang perhatian warga sekitar. Balon-balon warna-warni yang biasa dijual keliling anak-anak itu terlihat menggantung di antara ranting pohon tinggi, sulit dijangkau tanpa alat khusus. Melihat situasi itu, warga pun melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangsel untuk meminta bantuan.
Tak menunggu lama, tim Rescue Alpha Damkar Tangsel langsung diterjunkan ke lokasi. Dengan sigap dan menggunakan peralatan evakuasi ketinggian, petugas menurunkan balon-balon tersebut agar tidak tersangkut lebih tinggi dan berisiko terbang ke area lain.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad Dohiri, membenarkan adanya kegiatan evakuasi unik tersebut. Kata dia, peristiwa itu berlangsung pada, Sabtu (18/10/2025) malam.
“Benar, tim Rescue Alpha kami melakukan evakuasi balon milik pedagang yang lepas dari ikatannya dan nyangkut di pohon dengan ketinggian sekitar 15 meter. Lokasinya di depan Global School, Jalan AMD,” ujarnya, Minggu (19/10).
Menurutnya, meskipun terlihat sepele, kejadian seperti ini menjadi bukti bahwa tugas petugas Damkar tidak hanya sebatas memadamkan api. Mereka juga siap membantu masyarakat dalam berbagai kondisi darurat, bahkan yang tampak sederhana sekalipun.
Baca Juga: Damkar Tangsel Hanya Miliki 4 Unit Armada Layak
“Ada-ada saja memang. Mungkin tukang balonnya ngelamun, sampai jualannya bisa lepas dan nyangkut semua di pohon,” kata Dohiri sambil tersenyum.
“Tapi apapun bentuk kesulitan warga, insya Allah Tim Rescue Damkar siap membantu. Kami bekerja dengan ikhlas untuk masyarakat,” lanjut Dohiri.
Meskipun sederhana, kejadian ini kembali menunjukkan dedikasi petugas Damkar Tangsel yang tak mengenal batas dalam membantu masyarakat. Dari memadamkan api, mengevakuasi hewan, hingga menurunkan balon yang tersangkut, semuanya dilakukan dengan semangat pengabdian dan keikhlasan. (eko)


















