SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Peran penghulu ternyata jauh lebih strategis dari sekadar pencatat pernikahan. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa penghulu adalah penjaga moral umat, pembina keluarga, dan pelopor keteladanan akhlak yang menjadi fondasi ketahanan sosial dan spiritual bangsa.
Pernyataan ini disampaikan Bupati Maesyal saat menghadiri dan mengukuhkan Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Tangerang periode 2024–2028. Acara khidmat tersebut digelar di Aula Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang, Selasa (4/11/2025).
“Penghulu bukan hanya pelaksana pencatatan pernikahan, tetapi juga penjaga moral umat, pembina keluarga, dan pelopor keteladanan akhlak,” kata Bupati Maesyal.
Oleh karena itu, ia menekankan, seorang penghulu dituntut untuk profesional, berintegritas, dan memiliki akhlak mulia dalam menjalankan tugas membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan ucapan selamatnya kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Ia berharap para pengurus baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta semangat pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
“Selamat kepada mereka yang dikukuhkan hari ini. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh keiklasan, tanggung jawab dan dengan semangat pengabdian,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
Ia memandang APRI sebagai wadah penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antarprofesi penghulu, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bupati berharap pengukuhan pengurus ini akan semakin menguatkan peran dan fungsi organisasi untuk senantiasa bersinergi bersama pemerintah dalam pembangunan.
“APRI diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektoral, memperkuat peran penghulu sebagai bagian penting dalam pembangunan nasional, serta menjadi motor penggerak pembinaan keluarga sakinah dan masyarakat berakhlakul karimah,” imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang pun memberikan apresiasi tinggi kepada para penghulu yang telah mengabdikan diri dengan dedikasi dan integritas tinggi. Bupati meyakini penghulu yang profesional akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, sejahtera, dan berdaya saing.
Sebagai penutup, ia berpesan agar seluruh anggota menjadikan APRI sebagai ruang belajar, berdiskusi dan berinovasi. “Jadikan organisasi ini sebagai ruang untuk berbagi, belajar, dan memperkuat kolaborasi dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” ucapnya.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH Ues Nawawi, tokoh agama, serta para penghulu se-Kabupaten Tangerang. (aditya)
Baca Juga: Bupati Tangerang: Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru




















