SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Badan Narkotika Kabupaten/Kota (BNK) Tangerang langsung merespons cepat, terungkapnya kasus peredaran narkoba yang menjerat oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Legok beberapa pekan lalu. BNK mengumumkan rencana untuk melakukan tes urin massal terhadap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Kepala BNK Kabupaten Tangerang, Dedy Sutardi, membenarkan kabar penangkapan oknum ASN berinisial AH yang terlibat peredaran narkotika jenis ganja. Informasi ini didapat langsung dari Kepolisian Resort Kota Tangerang.
“Kami mengetahui kasus ini dari laporan kepolisian. ASN tersebut bertugas di Kecamatan Legok dan terjaring operasi polisi pada kasus peredaran narkotika,” kata Dedy Sutardi, Kamis (13/11).
Untuk mencegah penyebaran narkoba lebih lanjut di lingkungan birokrasi, BNK akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang dalam pelaksanaan tes urin tersebut.
Dedy Sutardi mengakui bahwa upaya ini memerlukan kerja keras mengingat jumlah pegawai yang sangat besar.
“Pertama akan kita sisir dulu, tapi kan ini ada lebih dari 14 ribu ASN. Kami juga meminta para kepala OPD untuk sungguh-sungguh melakukan pembinaan, tidak hanya terkait narkoba, tetapi juga kedisiplinan. Kami berharap para kepala OPD lebih peduli terhadap masalah ini,” jelas Dedy.
BNK juga memberikan perhatian khusus pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai memiliki potensi kerawanan tinggi, seperti petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Dinas Perhubungan (Dishub).
Baca Juga: Korpri Night Run 2026 Siap Digelar, Jalan Gading Serpong Akan Direkayasa
Dedy Sutardi menekankan bahwa asumsi ASN kebal narkoba adalah salah. “Jangan dikira ASN aman dari narkoba. Pendekatan preventif harus terus dilakukan,” pungkasnya.
Selain tes dan pembinaan internal, BNK Tangerang juga akan menggandeng pemerintah desa dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang untuk menciptakan lingkungan yang bebas narkoba, demi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyambut baik dan menyatakan setuju dengan rencana pelaksanaan tes urin massal terhadap ASN sebagai upaya pencegahan peredaran narkoba.
“Iya nanti, akan dilakukan tes urin. Nanti, dikoordinasikan dahulu terkait jadwalnya,” ucapnya singkat. (alfian/aditya)





















