SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Napoli melaju ke perempatfinal Coppa Italia dengan menyingkirkan Cagliari. Pasukan Antonio Conte menang adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Babak 16 besar Coppa Italia menyajikan duel Napoli vs Cagliari. Pertandingan digelar di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (4/12/2025) dini hari WIB.
Kedua tim bermain menyerang sejak awal pertandingan. Napoli yang berhasil mencetak gol lebih dulu pada menit ke-28.
Lorenzo Lucca menanduk masuk umpan lambung Antonio Vergara ke arah tiang dekat Cagliari. Napoli unggul 1-0 dan menjadi hasil akhir babak pertama.
Cagliari baru bisa menyamakan kedudukan di paruh kedua, tepatnya menit ke-66. Pemain pengganti, Sebastiano Esposito, sukses mencetak gol 10 menit setelah memasuki lapangan.
Esposito menyambut bola umpan Gennaro Borrelli dalam posisi bebas dan tanpa kesulitan menaklukkan kiper Napoli Vanja Milinkovic-Savic dengan tendangannya. Skor berubah 1-1.
Napoli nyaris mencetak gol kedua di injury time. Bola tap-in David Neres di depan gawang bisa ditepis kiper Cagliari Elia Caprile.
Kedua tim gagal mencetak gol kemenangan hingga pluit panjang berbunyi. Pemenang langsung ditentukan melalui adu penalti.
Adu penalti lantas harus ditentukan lewat sudden death. Setelah tendangan penyerang Napoli Mattia Felici di kesempatan kelima membentur tiang gawang, penalti penyerang Napoli David Neres digagalkan kiper lawan.
Pada penalti ke-10, tendangan penyerang Cagliari Zito Luvumbo digagalkan Milinkovic-Savic. Napoli akhirnya menang setelah tendangan Alessandro Bungiorno jadi gol.
Milinkovic-Savic sendiri tak cuma menggagalkan penalti Cagliari. Kiper asal Serbia itu juga sukses menjadi eksekutor penalti untuk Napoli.
“Saya tidak pernah mengalami adu penalti sampai 10 tendangan sebelumnya, itu agak aneh. Yang penting adalah kami lolos ke babak berikutnya,” ujar Milinkovic-Savic seperti dilansir Football Italia.
Pelatih Napoli Antonio Conte juga merasakan ketegangan dalam adu penalti yang tak kunjung selesai itu. Ia pun menyebut Napoli memang pantas lolos. “Itu adalah penalti yang tak berkesudahan, kami juga harus sampai adu penalti untuk mengalahkan Modena di Coppa Italia musim lalu,” ucap Conte.
“Ini jauh lebih berat, karena semua pemain menendang dengan sangat baik, dan sulit bagi kiper. Pada akhirnya, tim yang paling layak yang lolos.” (dm)