SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman menginstruksikan kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk gerak cepat (gercep) dalam merealisasikan program kerja. Hal ini ditegaskan menyusul masih rendahnya capaian penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 yang belum memenuhi target triwulan.
Dalam arahannya, Sekda mengungkapkan bahwa dari total pagu anggaran jumbo sebesar Rp5,5 Triliun di tahun 2026, realisasi belanja daerah saat ini baru menyentuh angka 25,9 persen.
“Sampai saat ini baru tercapai 25,9% dari target yang seharusnya sebesar 29,8%. Jadi, masih ada deviasi (kekurangan). Saya mohon agar semua OPD terus berupaya keras melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sudah diprogramkan,” ujar Sekda saat menjadi pembina apel pagi, Senin (18/5/2026) di Halaman Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Guna mengejar ketertinggalan dan memangkas deviasi tersebut, Sekda menekankan bahwa fokus utama percepatan harus diarahkan pada sektor pembangunan infrastruktur. OPD yang mengampu proyek strategis diminta tidak mengulur waktu.
Ia juga menginstruksikan agar OPD menuntaskan program-program strategis daerah yang berdampak langsung pada masyarakat serta proses pelaksanaan tender dan pengerjaan di lapangan supaya tidak menumpuk di akhir tahun. Selain itu agar memastikan pada akhir tahun anggaran seluruh kegiatan fisik sudah selesai 100% dan siap dipertanggungjawabkan.
Transparansi Publik dan Agenda Daerah Lainnya
Selain masalah serapan anggaran, Sekda juga mengingatkan bahwa percepatan pembangunan ini krusial agar manfaatnya segera dirasakan oleh warga Tangerang. Masyarakat berhak mengetahui dan memantau program kerja apa saja yang sedang berjalan di wilayah mereka masing-masing.
Di sisi lain, Sekda turut menyelipkan agenda penting daerah yang sedang berjalan paralel, di antaranya penyusunan Rencana Kerja 2027. “Kepala OPD diminta segera menyelesaikan penyajian data yang akurat guna memetakan kegiatan untuk tahun anggaran 2027, ” jelasnya.
Tak hanya itu seluruh OPD diwajibkan terus berkolaborasi menyetor data terbaik dan mempersiapkan lokasi-lokasi yang akan menjadi titik penilaian tim pusat.”Sesuai dengan surat edaran yang sudah kami sampaikan, segera laksanakan kegiatan, terutama yang masuk program strategis daerah. Kita harus bergerak cepat dan akurat,” pungkasnya. (made)