SATELITNEWS.COM, KOTA TANGERANG — Penyidik Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap perempuan berinisial D di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. Sementara itu, pelaku utama berinisial I atau Ivan hingga kini masih dalam pengejaran polisi.
Kapolres Metro Tangerang Kota Raden Muhammad Jauhari mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti dari lokasi kejadian.
“Untuk sementara satu orang dijadikan tersangka hasil dari keterangan saksi-saksi yang sudah kita periksa,” ujar Jauhari, saat di hubungi wartawan Satelitnews (15/5/2026).
Menurut dia, tersangka yang telah diamankan merupakan satu dari tiga orang yang berada di tempat kejadian perkara bersama Ivan. Dalam peristiwa tersebut, tersangka diduga turut melakukan tindak kekerasan seksual terhadap korban.
“Yang satu sudah ditangkap, dengan perannya mencabuli dan menyetubuhi korban saat kejadian,” kata Jauhari.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang Kota Parikhesit mengatakan polisi masih memburu Ivan yang diduga melarikan diri ke wilayah Serang, Banten.
“Tersangka utama (Ivan) masih proses pengejaran. Informasi yang kami himpun serta keterangan saksi, keberadaan pelaku disebut ke arah Serang,” ujar Parikhesit.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah warga di sekitar rumah pelaku. Selain itu, pemeriksaan dilakukan terhadap keluarga hingga orang tua Ivan guna menelusuri keberadaan pelaku.
“Sudah banyak kami ambil keterangan warga setempat, termasuk orang tua pelaku juga sempat kami tanya, tapi mereka bilangnya ‘enggak tahu kalau dia tidur malam-malam di ruang tamu, di teras ramai-ramai segala macam’,” kata Parikhesit.
Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik setelah beredar unggahan di media sosial yang memuat kronologi dugaan kekerasan seksual terhadap korban berinisial D. Dalam unggahan itu disebutkan korban awalnya berkumpul bersama sejumlah pria di kawasan Cipondoh.
Korban kemudian diajak berpindah lokasi oleh Ivan dengan alasan memperbaiki sepeda motor di sebuah rumah yang disebut akan digunakan untuk balapan. Korban yang tidak menaruh curiga disebut mengikuti ajakan tersebut.
Perkara itu semakin ramai diperbincangkan setelah akun Instagram Instagram @infocipondoh.id membagikan foto, video, serta tangkapan layar percakapan yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Hingga kini, polisi memastikan proses penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut sekaligus memburu keberadaan Ivan. (ari)