SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Peta pembangunan Kabupaten Tangerang tengah mengalami pergeseran besar. Menatap tahun anggaran 2026 dan 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi menabuh genderang percepatan pembangunan dengan satu fokus utama: Pesisir Utara.
Kebijakan ini bukan sekadar rencana di atas kertas. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, mengungkapkan bahwa sektor infrastruktur akan “memakan” porsi singnifikan dalam APBD mendatang.
“Fokus kita ke penguatan infrastruktur untuk merespons keluhan masyarakat. Di APBD 2026 maupun 2027, porsi infrastruktur akan dominan. Secara persentase, 40 persen dari total APBD dipastikan masuk ke sektor infrastruktur,” tegas Erwin kepada Satelit News, Selasa (12/5/2026).
Sentuhan Khusus untuk Wilayah Utara
Wilayah Utara kini menjadi primadona dalam skema affirmative budgeting (penganggaran afirmatif). Erwin menyebut, Bupati Tangerang telah memberikan instruksi tegas agar tidak ada lagi ketimpangan kualitas fasilitas publik.
Standar tinggi ditetapkan. Sebagai contoh, seluruh Puskesmas di wilayah Utara nantinya diwajibkan memiliki standar pelayanan dan fisik yang setara dengan Puskesmas Binong yang dikenal representatif. Tak hanya itu, target bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pun dikerek naik dari 1.000 unit menjadi 1.500 hingga 2.000 unit per tahun.
“Pak Bupati ingin ada standar tinggi. Beliau ingin percepatan di Utara, mulai dari jalan, jembatan, air bersih, hingga sanitasi,” tambah Erwin.
Anggaran yang Terus Mendaki
Data Bappeda menunjukkan keseriusan angka-angka tersebut. Pada APBD 2026, hampir 11 persen (10,96%) dari total belanja infrastruktur dikunci khusus untuk wilayah Utara. Angka ini diproyeksikan akan kembali meledak pada tahun 2027.
“Tahun 2027 akan kita formulasikan ulang. Jika ingin percepatan, porsinya bisa menyentuh 15 persen hingga 20 persen untuk wilayah Utara saja. Kita ingin mengejar ketertinggalan dengan memberikan pagu anggaran yang lebih besar bagi kecamatan di pesisir,” jelasnya secara rinci.
Kolaborasi Lintas Sektor
Namun, pembangunan tak melulu soal beton dan aspal. Pemkab Tangerang juga menyiapkan skenario penguatan ekonomi kerakyatan. Dinas-dinas strategis seperti Disnaker, Pertanian, Perikanan, Koperasi, hingga Perindustrian akan mendapatkan suntikan anggaran lebih besar pada 2027.
Tujuannya satu: menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran secara tajam melalui kolaborasi program yang lebih presisi.
“Setting kita sudah jelas. Kita siapkan skenario agar percepatan pembangunan ini dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam hal fasilitas kesehatan yang memadai dan hunian yang layak,” pungkas Erwin menutup pembicaraan. (alfian/aditya)