SATELITNEWS.COM, TANGERANG –
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya Hantavirus dengan menyiagakan fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit, Rabu (13/5). Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan meski hingga kini belum ditemukan kasus di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat kewaspadaan kepada seluruh fasilitas kesehatan. Kewaspadaan ini ditingkatkan menyusul adanya laporan tiga orang meninggal dunia di Kapal Pesiar MV Hondias yang diduga terinfeksi virus dari hewan pengerat tersebut.
“Fasilitas kesehatan kita siagakan melalui surat pemberitahuan kewaspadaan ke puskesmas dan rumah sakit,” ujar Hendra, Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan, gejala Hantavirus kerap menyerupai influenza sehingga menyulitkan deteksi dini di fasilitas kesehatan. Karena kemiripan gejala tersebut, kasus Hantavirus sering tidak terlaporkan secara spesifik tanpa pemeriksaan khusus.
“Gejalanya mirip flu, jadi kadang sulit dibedakan. Biasanya baru terdeteksi kalau ada pemeriksaan khusus atau untuk keperluan penelitian,” katanya.
Hendra menegaskan, seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Tangerang telah siap melakukan penanganan jika ditemukan kasus, dengan terapi suportif seperti pemberian oksigen bagi pasien sesak napas serta cairan infus bagi yang mengalami dehidrasi.
“Penanganannya bersifat suportif, seperti pemberian oksigen dan cairan infus sesuai kondisi pasien,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan penyakit dari hewan pengerat.
“Masyarakat diharapkan menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan PHBS. Jika sakit flu, batuk, atau pilek, sebaiknya menggunakan masker dan menghindari kontak dekat,” imbaunya. (alfian)