SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Menjelang momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan seluruh jajaran siap menjaga kondusifitas kota, stabilitas layanan publik, serta keamanan masyarakat. Wali Kota Tangerang Sachrudin, didampingi Wakil Wali Kota Maryono Hasan, memimpin Rapat Evaluasi Kewilayahan terakhir tahun 2025 dengan fokus penguatan koordinasi dan kesiapsiagaan lintas wilayah.
Dalam rapat tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya memahami dan menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait persiapan Nataru. “Camat dan lurah pahami betul edaran ini sesuai tugas dan fungsinya. Pastikan kelancaran arus lalu lintas, jaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, bentuk posko Natal dan Tahun Baru, pastikan kelaikan angkutan umum, tingkatkan patroli pengawasan lingkungan, mitigasi bencana, dan lainnya,” tegas Sachrudin, Rabu (11/12/2025).
Selain itu Wali Kota juga memerintahkan jajaran untuk tetap terbuka terhadap kritik masyarakat sebagai bagian dari evaluasi kinerja. “Puluhan penghargaan telah diraih, namun kritik tetap ada. Tetap semangat melayani dan sabar mengabdi,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut Wali Kota juga menginstruksikan kepada para kepala OPD untuk mempercepat progres pembangunan sehingga masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan yang telah dilaksanakan.
“Kepala OPD yang capaian serapan anggarannya masih di bawah rata-rata, saya minta segera dituntaskan, mengingat tahun 2026 sudah di depan mata,” tegasnya. Rapat kemudian dilanjutkan dengan diskusi teknis bersama OPD terkait sejumlah isu strategis, mulai dari Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), penilaian Adipura, hingga evaluasi operasional kewilayahan jelang Nataru.
Sebelumnya Pemkot Tangerang juga memprediksi adanya tren peningkatan jumlah wisatawan dan okupansi hotel di Kota Tangerang secara signifikan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan menuturkan, prediksi tren peningkatan jumlah wisatawan bisa dilihat dari jumlah wisatawan di Provinsi Banten yang terus meningkat setiap tahunnya.
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan di Provinsi Banten meningkatkan 2,38 persen (month to month) dan 30,80 persen (year to year), di mana Kota Tangerang menyumbangkan 17,85 persen atau sekitar 1 juta dalam sebulan terakhir.
”Kami sangat optimis musim libur Nataru pada akhir tahun ini jumlah wisatawan dan okupansi hotel meningkat signifikan. Apalagi, Kota Tangerang mempunyai peranan yang strategis lewat keberadaan gerbang utama wisatawan lokal maupun mancanegara lewat Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan destinasi wisata urban lainnya,” ujar Boyke belum lama ini.
Ia melanjutkan, prediksi tren peningkatan jumlah wisatawan akan berpengaruh besar meningkatkan jumlah okupansi hotel di Kota Tangerang.
Hal ini bisa dilihat dari data Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di Provinsi Banten periode Oktober 2025 mencapai 46,84 persen atau naik 1,74 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya dengan Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) mencapai 1,32 malam atau naik 0,03 malam. ”Di sisi lain, Kota Tangerang pada akhir tahun ini mempunyai sederet agenda event menarik yang berpotensi menambah jumlah wisatawan dan meningkatkan okupansi hotel. (made)
























