SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Upaya percepatan pengentasan kemiskinan terus digalakkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI. Salah satunya melalui kegiatan Sinergi Terpadu Akselerasi Pengentasan Kemiskinan (Sitaskin) di GSG Pusat Pemkab, yang diwujudkan dengan penyaluran bantuan sembako serta benih ikan untuk dibudidayakan, Senin (15/12/2025).
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, program Sitaskin merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam pengentasan kemiskinan sekaligus penguatan ketahanan pangan. Dalam pelaksanaannya di Kabupaten Tangerang, Sitaskin menyalurkan berbagai bantuan, di antaranya sembako, penaburan 5.000 benih ikan nila dan 10.000 benih ikan mas, reaktivasi kepesertaan PBI BPJS Kesehatan, bantuan budidaya ikan, serta dukungan di bidang pendidikan, pertanian, perikanan, sosial, keagamaan, dan sektor lainnya.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan seluruh kementerian yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Tigaraksa, dalam rangka pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan penurunan pengangguran,” kata Moch. Maesyal Rasyid kepada Satelit News, Senin (15/12).
Pria yang akrab disapa Rudi Maesyal itu menegaskan, arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sangat jelas, yakni mewujudkan Indonesia Maju dan Makmur Bersama. Menurutnya, kemakmuran tidak hanya dimaknai secara ekonomi, tetapi mencakup kesehatan, ketahanan pangan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
“Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menekankan kebangkitan roda perekonomian rakyat. Ini membutuhkan kolaborasi lintas kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah, termasuk TNI dan Polri yang tidak hanya menjalankan tupoksi, tetapi juga hadir secara moril untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi program pusat dan daerah, mulai dari RPJMN hingga RPJMD provinsi dan kabupaten, sampai ke tingkat desa. Menurutnya, sinkronisasi tersebut penting agar seluruh kebijakan benar-benar bermuara pada kepentingan masyarakat, terutama desa yang menjadi tulang punggung dan fondasi utama penggerak perekonomian nasional.
Baca Juga: CKG Kabupaten Tangerang Capai 1,876 Juta Warga, Lampaui Target Nasional
“Sinkronisasi program RPJMN hingga RPJMD provinsi dan kabupaten sangat penting agar benar-benar bermuara pada kepentingan masyarakat, khususnya desa yang menjadi tulang punggung dan fondasi utama dalam menggerakkan roda perekonomian nasional,” tandasnya.
Lebih lanjut, Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa meskipun terdapat kebijakan efisiensi anggaran daerah hingga Rp619 miliar pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tangerang tetap memahami langkah tersebut sebagai upaya pemerintah pusat untuk mengalokasikan anggaran sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.
“Kita memahami kebijakan efisiensi anggaran daerah yang mencapai Rp600 miliar lebih sebagai upaya pemerintah pusat untuk mengalokasikan anggaran bagi kepentingan rakyat. Kita pun akan terus berinovasi menggali potensi untuk menguatkan kemandirian,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Taskin RI Iwan Sumule menjelaskan, kegiatan Sitaskin bertujuan mengintegrasikan dan mengoordinasikan seluruh program pengentasan kemiskinan yang tersebar di berbagai kementerian dan lembaga agar tepat sasaran. Kabupaten Tangerang menjadi salah satu lokus pelaksanaan program tersebut.
“Target pemerintah Presiden Prabowo Subianto adalah menurunkan angka kemiskinan nasional hingga 4,5 persen pada tahun 2029. Untuk itu, diperlukan kerja keras, kolaborasi, dan sinergi berkelanjutan antara pemerintah pusat, daerah, kementerian, serta partisipasi aktif masyarakat,” jelas Iwan.
Ia menambahkan, BP Taskin berperan sebagai mata dan telinga Presiden untuk memastikan seluruh program bantuan dan perlindungan sosial berjalan tepat sasaran. Program penaburan benih ikan diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan embung, meningkatkan produksi perikanan air tawar, serta memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Sempat Diamuk Warga, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Cikupa Diamankan Polisi
“Kegiatan Sitaskin ini menjadi bukti nyata komitmen bersama pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui sinergi program lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (alfian/aditya)




















