SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Barcelona menang 2-0 di kandang Guadalajara. Kemenangan ini membawa El Barca melaju ke 16 besar Copa del Rey.
Guadalajara vs Barcelona pada laga babak 32 besar Copa del Rey berlangsung Estadio Pedro Escartin, Rabu (17/12/2025). El Barca unggul jauh secara kualitas pemain dari Guadalajara yang bermain di kasta ketiga Liga Spanyol.
Meski begitu, tuan rumah berani mengimbangi Barcelona di awal laga. Manu Ramirez mencoba mengancam gawang Barcelona di menit keempat lewat sepakan jarak jauh. Tembakan Ramirez masih bisa diamankan Marc-Andre ter Stegen. Guadalajara bisa menahan gempuran Barcelona hingga turun minum. Skor 0-0 menutup babak pertama.
Selepas jeda, Barcelona langsung menyerang. Marcus Rashford lepas dari perangkap offside. Vicente beraksi memblok tendangan Rashford dengan kakinya.
Vicente kembali melakukan penyelamatan serupa di menit ke-57. Ia sekali lagi memblok tembakan Rashford yang menyambut umpan silang Garcia.
Terus menyerang, Barcelona akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-75. Andre Christensen bisa menyundul bola kiriman umpan silang. Sundulannya mengenai bek Guadalajara. Bola yang berbelok arah masuk ke gawang mengecoh Vicente.
Guadalajara punya peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Salifo Caropitche yang terbebas dari pengawalan. melepas sepakan keras. Ter Stegen melakukan penyelamatan gemilang dengan terbang menepis bola.
Pada menit ke-89, Barcelona menggadakan keunggulan. Rashford bisa mengecoh Vicente. Ia dalam posisi sulit untuk melakukan tembakan. Namun, pemain asal Inggris bisa melepas sepakan ke gawang dari sudut sempit. Barcelona menang 2-0. Hasil ini membawa pasukan Hansi Flick ke 16 besar Copa del Rey.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memuji kerja keras timnya menembus pertahanan solid Guadalajara di laga Copa del Rey. El Barca tak frustrasi meski sempat buntu.
“Saya senang dengan sikap yang kami tunjukkan hari ini. Itu adalah kunci kemenangan. Saat Anda memainkan pertandingan Copa seperti ini, tidak mudah karena mereka bertahan dengan sangat baik,” ujar Flick dikutip dari ESPN.
“Namun pada akhirnya, yang terpenting adalah sikap dan mentalitas yang kami tunjukkan di lapangan dan itu bagus,” jelasnya.
Sementara itu, Marc-Andre ter Stegen akhirnya main lagi untuk Barcelona setelah menepi selama tujuh bulan. Meski demikian, Hansi Flick menegaskan tidak ada yang berubah dari status Ter Stegen.
Ini jadi kali pertama Ter Stegen tampil pada musim 2025/2026. Kiper asal Jerman itu sempat absen lama karena cedera punggung. Selama Ter Stegen absen, Joan Garcia dipercaya menjadi kiper utama. Wojciech Szczesny juga tampil oke sebagai pelapis.
Flick sudah menegaskan bahwa Joan Garcian adalah kiper utama Barcelona. Pelatih asal Jerman itu pun menyerahkan keputusan soal kelanjutan masa depan kepada Ter Stegen.
Menyoal kembalinya Ter Stegen ke starting XI Barcelona, Flick menegaskan bahwa keputusan ini hanya untuk satu pertandingan. “Bagi saya, Marc adalah kapten dan juga dia sudah ada di sini sekitar 12 tahun. Dan sekarang dia kembali,” ujar Flick seperti dilansir ESPN.
“Saya ingin memberinya, atau pelatih –kita sudah bicara soal itu– kami memberinya kesempatan untuk menunjukkan kalau dia sudah kembali.”
“Tapi itu untuk pertandingan ini. Itu saja. Tidak ada yang lain. Dia dapat kesempatan untuk bermain dan saya kira ini jadi langkah yang bagus untuknya,” kata Flick. (dm)