SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Manchester United tidak akan dilatih lagi oleh Ruben Amorim. Amorim resmi dipecat setelah perseteruan dengan manajemen dan performa buruk Setan Merah.
The Athletic menyebut Amorim dipecat setelah rapat darurat yang diadakan CEO Omar Berrada dan Direktur Olahraga Jason Wilcox, Senin (5/1/2026) pagi waktu setempat.
Berrada dan Wilcox menilai Amorin tidak lagi kapabel untuk memimpin tim sampai akhir musim. Penampilan buruk tim selama setahun terakhir jadi alasan utama mengapa Amorim akhirnya dipecat.
Ini dipuncaki dengan komentar pedas Amorim soal wewenangnya sebagai pelatih MU yang terbatas. Dia secara tidak langsung menyerang Wilcox sebagai Direktur Olahraga yang tidak becus mengurus tim.
Pasalnya, Amorim tidak mendapat pemain yang diinginkan untuk memainkan taktik 3-4-3 andalannya. Apalagi MU dipastikan tidak akan belanja pemain lagi Januari ini.
MU untuk sementara akan ditangani Darren Fletcher, yang saat ini melatih Tim U-18. Manajemen akan menunggu sampai musim panas untuk mencari pengganti Amorim. “Ruben Amorim tidak lagi jadi pelatih kepala Manchester United,” ujar pernyataan resmi MU.
“Klub ingin berterima kasih atas kontribusi Ruben Amorim untuk klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.”
Amorim ditunjuk jadi pengganti Erik ten Hag pada November 2024. Dia cuma punya 38,1 persen rasio kemenangan dari total 63 pertandingan atau setara 24 laga sisanya 18 imbang dan 21 kalah. Dia membawa MU lolos ke final Liga Europa musim lalu sebelum dikalahkan Tottenham Hotspur.
Saat ini MU berada di posisi keenam Klasemen Liga Inggris dengan 31 poin dari 20 laga, selisih tiga angka dari Liverpool di posisi keempat. MU akan melawat ke markas Burnley, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB lusa.
Debut Amorim melatih MU terjadi di markas Ipswich Town dalam lanjutan Premier League. Laga tersebut berakhir imbang 1-1.
Amorim selanjutnya memimpin MU dalam 63 pertandingan di semua kompetisi. Hasil yang diraihnya yakni 25 kemenangan, 23 kekalahan, dan 15 kali imbang.
Pada musim pertamanya Amorim berhasil membawa MU ke final Liga Europa 2024. Bruno Fernandes harus puas menjadi runner-up lantaran dikalahkan Tottenham Hotspur 1-0.
MU finis di urutan ke-15 klasemen Liga Inggris 2024/2025 di bawah Amorim. Itu menjadi peringkat paling rendah MU dalam sejarah Premier League.
Pada musim 2025/2026 Amorim membawa MU ke posisi keenam klasemen sementara dalam 20 pertandingan Liga Inggris. Meski punya peluang bersaing di papan atas, manajemen klub memutuskan untuk mendepak pelatih berusia 40 tahun itu.
Pemecatan Amorim tak lama setelah manajer asal Portugal itu menyerang manajemen MU usai laga melawan Leeds United. Menurut Amorim, Direktur Olahraga Jason Wilcox tidak bisa memberikan skuad mumpuni agar bisa memainkan formasi 3-4-3. Apalagi MU dipastikan tidak akan menambah pemain baru sekalipun lagi krisis.
Situasi panas di internal tim mau tak mau harus didinginkan dengan memberikan surat PHK kepada Amorim. Diharapkan MU bisa bangkit dan meraih hasil lebih baik di akhir musim. “Ruben Amorim telah meninggalkan posisinya sebagai Pelatih Kepala Manchester United. Ruben diangkat pada November 2024 dan memimpin tim ke Final Liga Europa UEFA di Bilbao pada bulan Mei,” ujar pernyataan resmi klub.
“Dengan Manchester United berada di posisi keenam di Liga Primer, manajemen klub dengan berat hati telah membuat keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Ini akan memberi kesempatan untuk tim finis setinggi mungkin di Premier League.”
“Klub ingin mengucapkan terima kasih kepada Ruben atas kontribusinya kepada klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.” (dm)