SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Deretan halte bus sekolah gratis yang baru diresmikan di Kabupaten Tangerang kini tak hanya tampil lebih rapi dan representatif, tetapi juga berada dalam pengawasan ketat. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang memastikan seluruh halte tersebut dipantau selama 24 jam melalui kamera pengawas (CCTV) guna mencegah vandalisme dan perusakan fasilitas umum, Rabu (7/1).
Langkah ini diambil untuk menjaga keberlangsungan fasilitas publik agar tetap aman, nyaman, dan layak digunakan, khususnya oleh pelajar. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jainudin, menegaskan bahwa sejak peresmian halte bus sekolah gratis, Dishub memegang tanggung jawab penuh dalam pemeliharaan teknis fasilitas tersebut.
Menurutnya, halte bus sekolah gratis menjadi titik awal penyeragaman dan penguatan fasilitas pendukung transportasi publik di jaringan jalan Kabupaten Tangerang. Karena itu, pengawasan dan perawatan dilakukan secara serius dan berkelanjutan.
“Dishub merupakan leading sector dalam pemeliharaan teknis halte, khususnya yang berada di jaringan jalan Kabupaten Tangerang, termasuk halte bus sekolah yang baru diresmikan pada Senin (5/1) lalu,” kata Jainudin kepada Satelitnews, Rabu (7/1).
Sebagai pengelola teknis, Dishub Kabupaten Tangerang bertanggung jawab mulai dari perencanaan, pembangunan, pemeliharaan sarana dan prasarana, pengaturan, pengawasan, hingga sosialisasi operasional halte. Perawatan dilakukan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
“Perawatan rutin meliputi kebersihan area seperti penyapuan dan pel, pengecatan ulang secara berkala, perbaikan instalasi listrik dan lampu, serta penghapusan coretan vandalisme. Untuk jangka pendek dilakukan pembersihan harian dan perbaikan kerusakan minor, sementara jangka panjang mencakup digitalisasi halte melalui pemasangan CCTV, informasi dan jadwal, hingga penggantian struktur halte yang sudah tidak layak atau revitalisasi total,” tegasnya.
Baca Juga: Sempat Diamuk Warga, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Cikupa Diamankan Polisi
Terkait potensi vandalisme, Jainudin menegaskan bahwa pelaku perusakan fasilitas umum dapat dikenakan sanksi hingga pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu, selain patroli rutin setiap hari, keberadaan CCTV di halte akan memudahkan pengawasan.
“Kami tidak akan segan menempuh jalur hukum apabila ada orang yang melakukan perusakan atau vandalisme di halte bus,” tandasnya.
Lebih lanjut, Jainudin menyebut halte bus sekolah gratis yang aman, terang, dan nyaman ini akan dijadikan acuan atau benchmark dalam renovasi halte-halte lama. Dishub juga akan berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.
Penetapan kebutuhan dan standar layanan halte melibatkan Dishub, sementara pekerjaan konstruksi dan rehabilitasi fisik dilakukan melalui DBMSDA dan DTRB bersama Dinas Pendidikan. Dukungan kebersihan lingkungan ditangani DLHK, sedangkan pengamanan dan penertiban dilakukan oleh Satpol PP. Koordinasi lintas OPD tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi dan survei lapangan.
“Untuk merawat halte bus, Dishub Kabupaten Tangerang telah berkoordinasi dengan OPD terkait seperti DBMSDA, DTRB, Dinas Pendidikan, Satpol PP, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. Semua memiliki tanggung jawab bersama agar halte tetap aman, nyaman, dan bersih,” ujarnya.
Dalam pemeliharaan halte, Jainudin juga menyampaikan arahan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid agar halte terintegrasi dengan bus sekolah gratis maupun moda transportasi publik lainnya. Penataan fasilitas pendukung dinilai penting untuk mengurangi kemacetan sekaligus menjamin keamanan dan keselamatan pengguna transportasi publik, khususnya pelajar.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
“Bupati juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban fasilitas umum, seperti halte,” ucapnya.
Jainudin mengakui, hingga kini fasilitas pendukung transportasi publik berupa halte di Kabupaten Tangerang masih terbilang minim, terutama di beberapa rute bus sekolah gratis. Karena itu, pemerintah daerah melakukan pendataan dan evaluasi terhadap halte-halte lama yang kondisinya telah mengalami kerusakan.
Upaya ini sekaligus bertujuan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. Dengan adanya halte yang layak, keselamatan pengguna lebih terjamin, terutama di titik jemput, serta memberikan perlindungan dari panas dan hujan.
“Harus diakui, pada jaringan jalan di Kabupaten Tangerang masih minim fasilitas halte, khususnya di beberapa rute bus sekolah gratis. Saat ini sedang dilakukan pendataan menyeluruh untuk memetakan halte milik Pemkab Tangerang yang masuk kategori rusak ringan, sedang, hingga berat untuk segera diperbaiki. Perbaikan halte ini menjadi strategi utama agar masyarakat, terutama pelajar, beralih ke transportasi umum,” jelasnya.
Jainudin juga menyebutkan, anggaran pemeliharaan halte lama telah dialokasikan dalam APBD 2025 dan berlanjut pada APBD 2026 melalui kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana transportasi. Pada APBD 2025, perawatan dan rehabilitasi telah dilakukan pada tiga titik halte di wilayah Tigaraksa.
Ke depan, fokus perbaikan diarahkan pada titik-titik strategis jalur bus sekolah gratis dan jaringan jalan dengan volume serta potensi pengguna yang tinggi.
Ia berharap, masyarakat memiliki rasa kepedulian dan ikut menjaga fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah daerah.
“Seperti yang disampaikan Bupati, masyarakat harus memiliki rasa memiliki dan menjaga bersama. Tidak merusak fasilitas umum, tidak membuang sampah sembarangan, dan berani menegur tindakan vandalisme di halte,” harapnya.
Sementara itu, Aples (40), warga Kampung Serdang, Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, mengaku senang dengan adanya perbaikan halte di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, halte memberikan kenyamanan saat menunggu angkutan umum, terutama sebagai tempat berteduh dari panas dan hujan.
“Selain kebersihan, kenyamanan dan keamanan harus terus ditingkatkan. Kalau bisa, setiap jalan di Kabupaten Tangerang ada haltenya,” ujarnya. (alfian/aditya)




















