SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Di tengah sisa hujan dan puing bangunan yang berserakan, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyambangi rumah seorang janda lanjut usia, Sati (63), di Desa Talok, Kecamatan Kresek, Rabu (14/1). Rumah sederhana itu roboh diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Senin (12/1) lalu.
Kunjungan tersebut bukan sekadar melihat dari dekat dampak bencana. Bupati Tangerang menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp30 juta untuk membantu biaya perbaikan rumah agar dapat segera dihuni kembali.
“Rumah Bu Sati pada hari Senin terkena hujan dan angin hingga rusak parah dan roboh. Maka perlu dibangun atau diperbaiki ulang sesegera mungkin. Alhamdulillah hari ini kami datang bersama dewan, Pak Camat, Pak Lurah, dan warga untuk bergotong royong agar rumah ini bisa segera dibangun kembali, sehingga ibu tidak kehujanan lagi dan nyaman ditinggali,” ujar Moch. Maesyal Rasyid kepada Satelit News.
Ia menegaskan, perbaikan rumah tidak hanya berfokus pada bangunan fisik semata, tetapi juga penataan agar rumah menjadi lebih sehat, layak, dan nyaman untuk ditempati.
“Nanti rumahnya akan ditata supaya lebih sehat, ada ventilasi, kamar mandi, dan kamar tidur, sehingga bersih dan sehat. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi Bu Sati, keluarganya, dan juga masyarakat sekitar,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengimbau seluruh jajaran kecamatan dan desa untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana. Ia meminta camat, kepala desa, RT, RW, serta warga agar menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan mengaktifkan kembali kerja bakti pembersihan saluran air.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir membantu warga yang terdampak bencana, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini. Saya mohon kepada camat, kades, RT, RW, dan warga tetap waspada dan siap siaga. Aktifkan kembali kerja bakti membersihkan saluran air,” tandasnya.
Sementara itu, Sati (63) tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Ia mengaku untuk sementara waktu harus mengungsi di rumah tetangga karena rumahnya sudah tidak bisa ditempati sama sekali.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang yang sudah membantu dan memberikan bantuan untuk membangun kembali rumah saya yang roboh,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Camat Kresek Eka Fahussidki menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan kepada Sati tidak berasal dari APBD, melainkan dari uang pribadi Bupati Tangerang. Hal itu membuat proses renovasi bisa langsung dimulai tanpa harus menunggu prosedur anggaran.
“Pembangunan sudah dimulai hari ini. Kenapa bisa cepat? Karena memang bukan berasal dari APBD, melainkan anggaran pribadi beliau,” katanya. (alfian/aditya)




















