SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Upaya membangun karakter generasi muda terus digencarkan Polda Banten. Kali ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Upacara Bendera Serentak SMA/SMK sederajat di wilayah hukum Polda Banten yang dipusatkan di SMA Negeri 7 Kabupaten Tangerang, Jalan Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Senin (19/01).
Upacara berlangsung khidmat dengan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Banten AKBP Meryadi bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Sekolah Suci Lestari, jajaran dewan guru, serta seluruh siswa dan siswi SMA Negeri 7 Tangerang.
Kehadiran Polda Banten di lingkungan sekolah ini bukan sekadar menjalankan agenda seremonial, melainkan membawa pesan penting tentang penanaman nilai disiplin, nasionalisme, serta peningkatan kesadaran pelajar terhadap bahaya kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
Dalam amanatnya, AKBP Meryadi menyampaikan pesan Kapolda Banten dengan tema “Pencegahan dan Penanggulangan Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba”, yang menekankan pentingnya peran bersama dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan.
“Pendidikan di tingkat SMA dan SMK bukan hanya tentang capaian akademik, tetapi juga proses pembentukan karakter agar pelajar tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki daya saing,” ujar AKBP Meryadi di hadapan peserta upacara.
Ia menegaskan bahwa kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa. Berdasarkan data BNN tahun 2025, sekitar 28,2 persen pengguna narkoba berada pada rentang usia 15 hingga 24 tahun, dengan ratusan ribu di antaranya berasal dari kalangan pelajar.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
“Masa remaja seharusnya menjadi periode pembentukan karakter dan prestasi. Namun, sering kali justru menjadi masa penuh risiko akibat pengaruh lingkungan, tekanan sosial, dan kurangnya pengawasan,” tegasnya.
Lebih lanjut, AKBP Meryadi mengungkapkan bahwa faktor keluarga, lingkungan pergaulan, media sosial, serta minimnya edukasi menjadi pemicu munculnya perilaku menyimpang di kalangan remaja. Karena itu, dibutuhkan peran aktif orang tua, sekolah, masyarakat, dan pemerintah secara bersama-sama.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan efektif untuk memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, sekaligus mendorong kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan ekstrakurikuler agar energi remaja tersalurkan ke arah yang konstruktif,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, AKBP Meryadi juga mengingatkan para pelajar tentang layanan darurat Call Center 110 yang disediakan Polri selama 24 jam. Layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan tindak kejahatan maupun kecelakaan lalu lintas sebagai bagian dari pelayanan prima Polri.
Di akhir amanatnya, AKBP Meryadi mengajak seluruh pelajar menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda. Jadikan Pancasila sebagai landasan dalam setiap langkah dan keputusan menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Polda Banten menyerahkan penghargaan kepada siswa SMA Negeri 7 Kabupaten Tangerang atas prestasi membanggakan yang diraih pada ajang LKBB MANSATARA Season 2 dan LKBB JAWARA Season 2 se-Pulau Jawa. Tim Wadon Sajagat dan Lanang Sajagat berhasil menyabet berbagai gelar juara, di antaranya Juara Umum, The Best Team, Juara Utama, Juara Danton Terbaik, Juara Make Up Terbaik, Juara Iconic Terbaik, serta sejumlah kategori lainnya.
Baca Juga: Bupati Tangerang: Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata dedikasi, disiplin, dan semangat juang pelajar SMA Negeri 7 Tangerang dalam mengharumkan nama sekolah dan dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang. (aditya)




















