SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Jayanti, Jum’at (23/1) kembali memicu luapan Sungai Cidurian. Akibatnya, Perumahan Taman Cikande, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, kembali terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 4 meter.
Banjir kali ini berdampak pada 705 kepala keluarga (KK). Ratusan warga terpaksa mengungsi ke balai warga dan masjid terdekat yang berada di lokasi aman dari genangan air.
Camat Jayanti, Yandri Permana, mengatakan hujan deras yang tak kunjung reda membuat debit Sungai Cidurian meningkat signifikan hingga meluap dan kembali menerjang kawasan permukiman warga, khususnya di wilayah RT 04/RW 03 Perumahan Taman Cikande.
“Saat ini seluruh warga yang terdampak banjir di Taman Cikande sudah dievakuasi ke Balai RW dan masjid yang tidak terkena dampak banjir,” ujar Yandri kepada Satelit News, Jumat (23/1).
Ia menjelaskan, banjir sempat surut sebelumnya, namun kembali datang dengan ketinggian air yang lebih parah. Petugas gabungan dari BPBD, Trantib, kepolisian, dan TNI terus hilir mudik mengevakuasi warga, mulai dari balita hingga lansia, menggunakan perahu karet dan rakit bambu.
“Ketinggian air saat ini berkisar antara 30 sentimeter sampai 4 meter. Di Perumahan Taman Cikande saja, ada sekitar 705 KK yang terdampak,” kata Yandri.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
Hingga Jumat siang, pihak kecamatan telah berhasil mengevakuasi sekitar 500 jiwa. Dapur umum dan posko kesehatan juga sudah mulai beroperasi untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
“Untuk sementara, stok logistik masih cukup untuk makan siang dan malam. Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk distribusi logistik selanjutnya,” jelasnya.
Selain Perumahan Taman Cikande, banjir juga melanda tiga desa lain di Kecamatan Jayanti, yakni Desa Jayanti, Pasir Muncang, dan Desa Pasir Gintung. Namun, Taman Cikande menjadi wilayah yang mengalami dampak paling parah.
“Kenaikan air Sungai Cidurian sangat signifikan sehingga banjir meluas ke tiga desa lainnya. Jika ditotal, ada 1.054 KK atau 2.884 jiwa yang terdampak banjir di Kecamatan Jayanti,” ungkap Yandri. (alfian/aditya)




















