SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Duel menarik tersaji di Stadion Apostolos Nikolaidis, Athena saat Panathinaikos menjamu AS Roma dalam pada matchday terakhir fase liga Liga Europa, Jumat (30/1/2026) pukul 03.00 WIB. Bagi Giallorossi, satu poin sudah cukup untuk mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar, sementara tuan rumah datang dengan status aman di zona playoff dan ambisi menutup fase liga dengan kemenangan prestisius.
Roma sudah memastikan tempat di fase gugur, namun posisi delapan besar—yang berarti lolos otomatis ke 16 besar—masih harus dikunci. Di sisi lain, Panathinaikos telah mengamankan satu tempat di 24 besar dan akan melanjutkan perjalanan melalui babak playoff bulan depan, apa pun hasil laga ini.
Panathinaikos memastikan kelolosan ke fase gugur usai bermain imbang 1-1 di markas Ferencvaros pekan lalu. Gol telat Anass Zaroury di Budapest menjadi momen krusial yang membawa klub Yunani itu ke koleksi 11 poin dan duduk di peringkat ke-19 klasemen sementara.
Dengan peluang menembus delapan besar sudah tertutup, fokus Panathinaikos kini bergeser ke persiapan playoff. Namun, menjamu salah satu raksasa Italia di Athena tetap menjadi ajang pembuktian, terlebih catatan kandang mereka di Eropa cukup impresif. The Greens memenangkan lima dari tujuh laga kandang terakhir di kompetisi UEFA, termasuk kemenangan penting atas Fiorentina di Conference League musim lalu.
Sejak ditangani Rafael Benitez pada November, Panathinaikos menunjukkan kestabilan. Dari 19 laga di semua kompetisi, mereka meraih 11 kemenangan. Meski demikian, performa domestik masih belum sepenuhnya meyakinkan, terlihat dari jarak 18 poin dengan pemuncak klasemen Super League Yunani, AEK Athens.
Menariknya, Panathinaikos punya memori manis saat bertemu Roma. Dua pertemuan terakhir pada 2010 berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk klub Athena, catatan yang ingin mereka ulangi demi menambah kepercayaan diri jelang playoff.
Roma datang ke Yunani dengan modal kuat. Kemenangan 2-0 atas Stuttgart pekan lalu memastikan langkah mereka ke fase gugur sekaligus memperpanjang tren positif di Liga Europa. Itu menjadi kemenangan keempat beruntun Roma di kompetisi ini, dengan Niccolo Pisilli tampil menonjol lewat dua gol di Olimpico.
Secara keseluruhan, pasukan Gian Piero Gasperini dikenal sebagai salah satu tim paling solid di Eropa musim ini. Di Serie A, Roma hanya kebobolan 13 gol dari 22 laga, menegaskan identitas mereka sebagai tim dengan organisasi pertahanan rapi.
Satu poin di Athena hampir pasti mengunci posisi delapan besar dan membawa Roma langsung ke babak 16 besar tanpa harus melalui playoff. Target minimal itu membuat pendekatan Roma diperkirakan akan lebih pragmatis, mengandalkan kontrol permainan dan disiplin bertahan.
Di kompetisi domestik, hasil imbang 1-1 melawan AC Milan menjaga Roma tetap berada di jalur perebutan tiket Liga Champions. Namun, Liga Europa juga menjadi jalur alternatif menuju kompetisi elite Eropa, mengingat Gasperini pernah merasakan sukses serupa bersama Atalanta pada 2024.
Panathinaikos harus memutar otak karena absennya sejumlah pemain penting. Karol Swiderski menjalani skorsing, sementara Filip Djuricic dan Cyriel Dessers juga dipastikan menepi. Anass Zaroury, yang sudah mencetak empat gol di Liga Europa musim ini, kembali menjadi tumpuan kreativitas dan ancaman utama tuan rumah.
Roma sendiri kehilangan Manu Kone akibat cedera fleksor, membuat persaingan di lini tengah mengerucut pada Bryan Cristante, Pisilli, dan Neil El Aynaoui. Paulo Dybala diragukan tampil penuh setelah mengalami benturan ringan, sementara pilihan di lini depan juga terbatas akibat cedera dan regulasi pendaftaran pemain. Situasi ini membuka peluang
bagi Lorenzo Pellegrini dan Evan Ferguson untuk memimpin lini serang, dengan Matias Soule menjadi opsi kreatif dari sayap. (dm)
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
PANATHINAIKOS (4-2-3-1: Lafont; Calabria, Ingason, Touba, Kyriakopoulos; Sanches, Gnezda Cerin; Pellistri, Bakasetas, Zaroury; Tetteh
Pelatih: Rafael Benitez
AS ROMA (3-4-3): Svilar; Mancini, Ziolkowski, Ghilardi; Celik, Cristante, Pisilli, Tsimikas; Soule, Pellegrini; Ferguson
Pelatih: Gian Piero Gasperini