SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Manchester City tertinggal lebih dulu dari Liverpool akibat gol Dominik Szoboszlai. Tapi balasan dari Bernardo Silva dan Erling Haaland memenangkan mereka 2-1.
Duel Liverpool vs Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris berlangsung di Anfield, Minggu (8/2/2026) malam WIB. Laga berjalan terbuka dan ketat.
Setelah babak pertama tanpa gol, Liverpool unggul pada menit ke-74 melalui tendangan bebas Szoboszlai. 10 menit berselang, Bernardo Silva menyamakan skor.
Penalti Erling Haaland memastikan comeback Man City pada masa injury time. Man City punya gol lain dari Rayan Cherki namun dianulir wasit.
Kemenangan ini menjaga Man City tetap enam poin dari Arsenal di puncak klasemen, menempati posisi dua dengan 50 poin. Liverpool tertahan di urutan enam dengan 39 poin.
Kemenangan di Anfield membuat Manchester City akhirnya mematahkan kutukan hampir satu abad saat menumbangkan Liverpool, sekaligus mencatatkan rekor yang terakhir kali terjadi sebelum Perang Dunia II.
Baca Juga: Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin
Untuk pertama kalinya sejak musim 1936/1937, The Citizens sukses meraih double kemenangan di liga atas Liverpool dalam satu musim kompetisi. Sebuah pencapaian langka, yang harus dinantikan selama 89 tahun.
Sebelumnya pada musim ini, Man City juga mengalahkan Liverpool di Etihad Stadium. Pertandingan pada tanggal 9 November 2025 itu berakhir dengan skor 3-0 untuk The Citizens.
Manajer Liverpool Arne Slot frustrasi banget karena bek Manchester City Marc Guehi tidak dikartu merah. Slot membandingkan dengan pengusiran Dominik Szoboslzai. “Ketika Anda bertanya kepada saya tentang apa keputusannya, saya pikir maksud Anda itu tentang gol City yang dianulir, penalti yang mereka dapatkan di laga tandang melawan kami, kartu merah yang jelas pada Mo Salah di babak kedua di sini, atau penalti yang mereka dapatkan di babak
kedua? Atau maksud Anda tentang keputusan ini [kartu merah Szoboszlai]?” sembur manajer asal Belanda itu.
“Itu hanya selama dua pertandingan, dan orang-orang yang mengikuti Liverpool tahu berapa banyak keputusan yang bisa saya sebutkan di semua pertandingan lainnya juga, semua keputusan penting yang bisa saja terjadi dalam situasi 50-50,” lanjut Arne Slot.
“Saya bisa menerima faktanya, meskipun saya enggak suka, bahwa si wasit mengikuti buku aturan dan Dominik melanggar Haaland di situasi itu, yang mana menarik kaus dan dia sedang melaju bebas menuju gawang jadi dia akan bisa saja mencetak gol. Jelas sebuah kartu merah.”
“Jika Anda mengikuti buku aturannya, dan ada situasi di mana Guehi menarik kaus Mo Salah, yang selama delapan tahun akan mencetak gol sebanyak 100 kali dari 100 kesempatan — ini memang berlebihan — dan itu bukan sebuah kartu merah, maka ada lebih banyak dari rasa frustrasi saya,” ceplos Arne Slot di ESPN.
Baca Juga: Ditebus Nyaris Rp 3 Triliun, Chelsea Jual Enzo Fernandez ke Man City
Manajer Man City Pep Guardiola mengakui timnya kehilangan momentum di babak kedua. Tapi tekad bulat untuk menjaga peluang mengejar Arsenal menyadarkan mereka. “Saya bangga banget kami menang. Babak pertama luar biasa. Liverpool punya momentum [di babak kedua], dan setelah tendangan bebas Szoboszlai, yang persis sama dengan tendangan bebas saat melawan Arsenal, sungguh itu tendangan yang luar biasa. Pemain yang hebat,” kata Guardiola ke Sky Sports.
“Pada akhirnya, keyakinan dari kapten kami; karakternya, kepribadiannya, tidak menyerah. Pada akhirnya, kami berhasil bangkit”
“Kami bermain bagus di babak pertama tetapi kami tidak menghasilkan apa yang seharusnya kami hasilkan. Kami mesti lebih tenang sedikit. Secara defensif kami sangat brilian. Kecepatan Ekitike, Mo [Salah] dan Gakpo. Di babak kedua kami sudah menantikan itu.”
Guardiola turut mengakui timnya masih perlu banyak berbenah di sisa musim ini jika ingin mengejar Arsenal. Ia optimistis Man City bakal lebih sip saat pemain-pemain yang cedera kembali.
“Ini sudah terjadi berkali-kali, kami tidak konsisten selama 90 menit, tetapi kami berusaha untuk berkembang. Kami sudah berada di posisi itu berkali-kali karena mungkin kami masih belum sepenuhnya siap. Mungkin dalam satu bulan kami akan siap [ketika pemain yang cedera kembali,” imbuhnya. (dm)
























