SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi Banten 2026 (Porprov) mulai dimatangkan oleh Perbasi Kota Tangerang. Seluruh potensi basket dari 13 kecamatan dikonsolidasikan dalam pertemuan strategis yang digelar di Hotel Golden Tulip, sebagai langkah awal membangun sistem pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Wakil Ketua DPRD 1 yang juga Ketua Perbasi Kota Tangerang, Andri S Permana, menegaskan bahwa forum tersebut bukan sekadar rapat teknis, melainkan momentum penyatuan visi antara pemerintah daerah, federasi, pelatih, dan orang tua atlet. Pertemuan ini disebutnya sebagai tonggak awal pembinaan dengan pendekatan baru.
“Ini menjadi sebuah tonggak. Pemerintah, Perbasi sebagai federasi, dan orang tua punya frame yang sama, punya frekuensi yang sama untuk bersama-sama memberikan kerja terbaik agar bisa berprestasi di Porprov ke depan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pelibatan orang tua menjadi elemen penting dalam sistem pembinaan yang kini dirancang. Atlet tidak hanya dibentuk secara teknik di lapangan, tetapi juga secara karakter dari lingkungan keluarga.
“Kita sedang menginisiasi moda pembinaan baru. Pelibatan orang tua menjadi kunci agar kita tidak hanya menghasilkan atlet yang unggul dalam pertandingan, tetapi juga atlet yang berkarakter. Latihan itu bukan hanya di lapangan, tapi juga dimulai dari rumah,” tegasnya.
Pada Porprov 2026 mendatang, cabang basket akan mempertandingkan nomor 5 lawan 5 dan 3 lawan 3 untuk kategori putra dan putri, dengan total empat medali emas yang diperebutkan. Perbasi Kota Tangerang menargetkan hasil maksimal di seluruh nomor tersebut.
Saat ini, proses masih berada pada tahap rekrutmen awal. Dari 65 pemain yang masuk daftar panjang (long list), tim pelatih akan melakukan seleksi ketat dalam satu bulan ke depan. Penyaringan akan terus berlanjut hingga November untuk mendapatkan komposisi tim terbaik. Pembinaan ditegaskan sebagai tanggung jawab bersama antara pelatih dan orang tua.
Baca Juga: Kota Tangerang Raih 1 Emas dan 2 Perunggu di POPDA XII Banten 2026
Kekuatan basket Kota Tangerang sendiri ditopang oleh 11 klub aktif yang tersebar di berbagai kecamatan. Salah satu yang paling dikenal adalah Dewa United Banten, yang pernah menjuarai kompetisi nasional. Selain itu terdapat klub Pinball dari Kecamatan Pinang, Vokers yang menjadi ikon Cipondoh, Biscamp di Kecamatan Benda, serta sejumlah klub lainnya yang merepresentasikan kekuatan basket di masing-masing wilayah.
Dukungan pemerintah daerah turut diperkuat melalui kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar. Ia mengapresiasi langkah Perbasi yang memulai Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) lebih awal agar atlet dapat berlatih secara fokus dan intensif.
Menurutnya, sekolah-sekolah negeri di Kota Tangerang menjadi tulang punggung pembinaan atlet, sehingga sinergi antara dunia pendidikan dan olahraga harus terus dijaga.
Selain mengejar prestasi, keseimbangan antara akademik dan olahraga tetap menjadi perhatian utama. Jalur prestasi dinilai dapat membuka peluang pendidikan lanjutan, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional.
Dengan melibatkan 13 kecamatan, 11 klub, dukungan DPRD, Dinas Pendidikan, pelatih profesional, serta orang tua, basket Kota Tangerang kini memasuki fase konsolidasi serius. Target empat emas memang menjadi sasaran, namun yang lebih penting adalah membangun fondasi pembinaan yang kuat demi masa depan basket Kota Tangerang yang berkelanjutan. (ari/made)
























