SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Perjalanan wisata rombongan asal Cilegon, Banten, menuju kawasan Ciater, Subang, berubah menjadi tragedi. Bus pariwisata bernomor polisi A-7709-B yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan maut di Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) KM 78A, tepatnya di wilayah Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.
Kecelakaan tersebut merenggut nyawa sang sopir, Ujang Nurdin (58), warga Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Sementara itu, sejumlah penumpang mengalami luka ringan.
“Iya betul, Ujang Nurdin merupakan warga Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk,” ujar Camat Mauk, Angga, kepada satelitnews.com, Selasa (17/2/2026).
Bus yang dikemudikan Ujang diketahui membawa rombongan wisata asal Cilegon, Banten, menuju Subang untuk berwisata ke kawasan Ciater. Namun nahas, saat melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon dan tiba di KM 78A Tol Cipali, bus diduga menabrak kendaraan lain yang berada di depannya.
“Informasinya, bus yang dikendarai Ujang ini menabrak sebuah mobil lalu terpental ke sisi jalan,” kata Angga.
Benturan keras membuat bus oleng hingga menghantam pembatas jalan. Ujang dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
Angga menegaskan, meski korban merupakan warga Mauk, rombongan yang dibawanya bukan berasal dari Kabupaten Tangerang.
“Iya betul warga Mauk. Tetapi dia sopir bus dan tidak membawa rombongan asal Kabupaten Tangerang, melainkan membawa rombongan dari Cilegon,” jelasnya.
Saat ini, jenazah Ujang telah dijemput pihak keluarga dan dalam perjalanan menuju rumah duka di Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, untuk disemayamkan.
“Informasinya sedang dalam perjalanan untuk disemayamkan,” ucap Angga.
Hal senada disampaikan Ade Suhada, warga Kampung Jatiwaringin, Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk. Ia mengatakan keluarga yang didampingi kepala desa telah menjemput jenazah korban.
“Sudah dijemput, tadi katanya lagi di jalan arah ke sini,” singkatnya.
Baca Juga: Bupati Tangerang: Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru
Sementara itu, akibat insiden ini, selain sopir yang tewas, sekitar 28 orang dari total 65 penumpang dilaporkan mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan perawatan medis.
Kasat Lantas Polres Purwakarta, Enggar Jati Nugroho, mengungkapkan berdasarkan informasi sementara, bus diduga menabrak truk yang berada di depannya.
“Usai menabrak, bus membentur pembatas jalan. Truk yang terlibat sementara melarikan diri dan masih kami lakukan pengejaran,” ujar Enggar kepada wartawan di RS Abdul Radjak Purwakarta, Senin (16/2/2026).
Seluruh korban luka telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RS Abdul Radjak Purwakarta. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (alfian/aditya)




















