SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Di bawah langit malam Volunteer Park, Kecamatan Solear, semangat kemanusiaan kembali ditegaskan. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang menggelar Musyawarah Kerja (Muker) ke-70, Minggu (22/2), untuk memastikan arah kebijakan dan program kerja tahun 2026 demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat tanpa memandang ras, suku, maupun agama.
Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menegaskan bahwa PMI akan terus bergerak di bidang kemanusiaan dan hadir bagi siapa pun yang membutuhkan bantuan.
“Selama dia manusia dan membutuhkan bantuan, PMI akan terjun untuk memberikan bantuan,” kata Soma Atmaja kepada Satelit News, Minggu (22/22026).
Sepanjang 2025, PMI Kabupaten Tangerang tercatat aktif dalam berbagai misi kemanusiaan. Mulai dari membantu korban bencana alam di Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Aceh. Memasuki 2026, PMI juga turut membantu korban banjir yang melanda Kabupaten Tangerang.
Tak hanya di dalam negeri, PMI Kabupaten Tangerang juga mendistribusikan bantuan untuk warga Gaza, Palestina. Di bidang pembinaan internal, sepanjang 2025 berbagai program turut digelar, seperti perlombaan PMR tingkat Mula, Madya, dan Wira, serta partisipasi dalam Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) tingkat Provinsi Banten.
“Kita harus memiliki arah yang jelas dalam menjalankan roda organisasi. Karena itu, Muker menjadi momentum penting dalam menetapkan haluan kinerja tahun 2026. Ke depan, PMI harus lebih giat dan lebih getol lagi dalam meningkatkan layanan kemanusiaan,” tegasnya.
Baca Juga: Bupati Tangerang Dorong Bahasa Sunda, Jawa, dan Betawi Jadi Warisan Generasi Muda
Soma juga mengakui masih ada sejumlah agenda strategis yang perlu dituntaskan demi keberlangsungan organisasi ke depan. Kehadiran Tangerang Volunteer Park di Solear menjadi motivasi baru bagi jajaran pengurus untuk meningkatkan kualifikasi dan kualitas pelayanan.
Di kawasan tersebut, tengah dipersiapkan pembangunan kampus Politeknik Volunteer X yang saat ini memasuki tahap pembangunan fisik dan administrasi.
“Ke depan, kampus Politeknik Volunteer X akan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat serta menjawab kebutuhan tenaga kerja di bidang kesehatan,” jelasnya.
Adapun jurusan yang direncanakan antara lain Teknik Pengelolaan Darah, Fisioterapi, dan Manajemen Rumah Sakit. Diharapkan pada 2027 kampus tersebut sudah dapat dioperasionalkan.
Di sisi lain, PMI memastikan Unit Donor Darah (UDD) Kabupaten Tangerang telah memiliki jejaring luas. Aplikasi SiDoni yang dikomandoi dr. Jainal Muttaqin di UDD PMI Kabupaten Tangerang kini telah digunakan di beberapa wilayah di Indonesia.
“Aplikasi SiDoni menjadi garda terdepan dalam pemenuhan kebutuhan darah masyarakat serta menjadi sarana andalan dalam mengelola dan mendata para pendonor,” tutup Soma. (alfian/aditya)
Baca Juga: Polsek Pagedangan Ungkap Kasus Kepemilikan Senjata Tajam Untuk Tawuran




















