SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan kondisi infrastruktur tetap optimal menjelang arus mudik dan libur Idul Fitri 2026. Mulai dari percepatan perbaikan jalan rusak, normalisasi saluran drainase, hingga memastikan pompa pengendali banjir berfungsi dengan baik.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Tangsel, Robbi Cahyadi mengatakan berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Kami telah melakukan koordinasi intensif antarbidang untuk mengantisipasi potensi masalah infrastruktur selama libur Idul Fitri. Dengan kondisi infrastruktur yang prima,” ujar Robbi dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Meski demikian, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai kondisi cuaca selama masa libur Lebaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, banjir, maupun longsor kecil di beberapa titik rawan, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” tambahnya.
Kata dia, perbaikan jalan dikebut dalam memastikan kesiapan infrastruktur jalan, Bidang Bina Marga SDABMBK Tangsel melakukan percepatan perbaikan kerusakan jalan, terutama pada ruas jalan arteri dan kolektor sekunder.
Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 9 September 2026, Cek Lokasinya
Perbaikan dilakukan melalui program penanganan cepat atau “sapu lubang”, yang ditargetkan rampung paling lambat pada 14 Maret 2026.
Selain perbaikan jalan, petugas juga memasang rambu-rambu, spanduk, serta baliho peringatan di sejumlah titik rawan kecelakaan untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara dan meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas selama masa mudik.
Sementara itu, Bidang Drainase melakukan pembersihan sedimen serta normalisasi saluran secara menyeluruh pada ruas-ruas utama dan lokasi yang kerap menjadi langganan genangan, seperti kawasan Rawabuntu, Melati Mas, Ciater Raya, Ceger Raya, Merpati Raya.
Pembersihan mencangkup entry pit atau inlet drainase serta pengerukan sampah dan sedimen yang berpotensi menghambat aliran air. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sistem drainase tetap berfungsi optimal dalam mengalirkan air hujan.
Pada sektor pengendalian banjir, Bidang Sumber Daya Air (SDA) juga melakukan pemeriksaan rutin terhadap sejumlah stasiun pompa. Pemeriksaan meliputi pengecekan ketersediaan token listrik, kelancaran operasional pompa, serta pembersihan sampah pada bak tampungan agar tidak mengganggu kinerja pompa.
Petugas juga melakukan pengecekan pintu air guna memastikan seluruh sistem pengendalian air dapat berfungsi secara optimal. Pengerukan sedimen turut dilakukan di sejumlah titik pada kali dan tandon air milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menjaga kapasitas tampung air dan mencegah luapan saat hujan deras. (eko)
Baca Juga: Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari























