SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Pelatih Timnas Indonesia John Herdman punya pengalaman dibuat sulit oleh Saint Kitts dan Nevis. Ia pantang menganggap remeh sang lawan dari CONCACAF.
Timnas Kanada yang pernah diasuh John Herdman sempat merasakan jumpa Saint Kitts dan Nevis pada ajang Kualifikasi CONCACAF Nations League. Kanada cuma menang 1-0 dalam laga pada 19 November 2018.
Kini sebagai pelatih Timnas Indonesia ia berkesempatan jumpa Saint Kitts dan Nevis lagi dalam ajang FIFA Series 2026. Laga ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Meski sang lawan relatif tidak dikenal, ia menyebut bahwa tim asal negara Keith Kayamba Gumbs itu tidak bisa dianggap remeh. Pengalamannya bersama Timnas Kanada menjadi bukti nyata. “Saya pernah bermain melawan Saint Kitts and Nevis pada 2019 dan itu sangat sulit. Kami timnas Kanada menang 1-0. Mereka mempunyai tim dan pemain yang mirip hanya saja saat ini pelatihnya berbeda,” kata John Herdman, Selasa (24/3/2026).
“Tim analis kami memberitahukan kami bahwa mereka mempunyai sebuah permainan bagus. Mereka juga punya profil transisi berkualitas baik dari kekuatan, kecepatan, dan umpan-umpan langsung,” ujarnya menambahkan.
Sebagai negara Persemakmuran, banyak pemain Saint Kitts dan Nevis yang bermain di Inggris. Meski memang kebanyakan hanya memperkuat tim-tim level bawah di Inggris.
Sebanyak 23 pemain dibawa tim berjulukkan The Sugar Boyz ke Jakarta. Mereka tidak cuma berkarier di Inggris, sebagian lainnya berasal dari klub dalam negeri. “Karena mereka mempunyai pelatih baru, kami harus fokus pada diri kami sendiri. Ini merupakan identitas timnas Indonesia baru. Jadi di sana kami fokus dan harus juga memikirkan transisinya,” ucap John Herdman.
Dalam menyambut laga, John Herdman penasaran dengan antuasiasme publik sepakbola Indonesia. Ia ingin laga debutnya dimeriahkan banyak suporter. “Ini akan menjadi sebuah pertandingan besar melawan Saint Kitts dan Nevis.
Saya harap seluruh penggemar, 80 ribu orang, mereka hadir di GBK untuk mewakili bersama-sama saat kita berusaha memenangkan FIFA Series,” kata John Herdman.
“Ini adalah sebuah kehormatan dan keistimewaan untuk berada di sini, bersama tim, dengan staf baru, dan kesempatan baru. Untuk merasakan sekarang intensitas dan kebanggaan yang dimiliki para pemain dalam mewakili Indonesia. Saya sekarang tahu mengapa orang-orang bermain untuk negara ini,” ujarnya menambahkan.
Pelatih asal Inggris melakukan gerilya dalam menyambut tugas pertamanya sejak ditunjuk PSSI pada awal tahun. Ia banyak menyaksikan aksi para pemain Timnas Indonesia bersama klubnya masing-masing.
Selama kurang lebih dua bulan ia menyiapkan timnya untuk tampil di FIFA Series. Sebanyak 24 pemain dipilih masuk ke dalam skuad final untuk FIFA Series. “Dan tanggung jawab itu akan kami bawa ke dalam pertandingan pada hari Jumat. Jadi kami sangat antusias,” ucap John Herdman.
Saint Kitts & Nevis merupakan negara di Kepulauan Karibia. Di atas kertas, Timnas Indonesia jadi unggulan pemenang.
Salah satu faktornya adalah tren buruk Saint Kitts & Nevis di lima laga terakhir. Mereka cuma sekali imbang, sisanya empat kali kalah.
Dua laga terakhir dalam tajuk FIFA Matchday uji coba, Saint Kitts & Nevis kalah 2-6 dari Belize dan imbang 0-0 kontra Sint Maarten.
Sebelumnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona CONCACAF, mereka kalah 2-3 dari Grenada dan 2-6 dari Trinidad & Tobago. Lalu sebelumnya, mereka kalah dari Saint Vincent & The Grenadines 0-3 di uji coba. Kemenangan terakhir Saint Kitts & Nevis adalah kontra Anguilla 4-2. Itu saat uji coba pada Mei 2025 lalu. (dm)