SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang, Rizky Maria Puspita Girsang, mengungkapkan bahwa dampak dari konflik Timur Tengah di sektor BBM dan LPG untuk wilayah Kabupaten Tangerang masih tergolong aman.
“Stok BBM kita masih tersedia, aman. Ini hasil rapat koordinasi kami dengan Hiswana Migas saat momen ramadan dan lebaran Idul Fitri. Beberapa harga komoditas bahan pokok pun masih terpantau stabil pascalebaran ini,” ungkap Rizky kepada Satelit News, Senin (30/3/2026).
Terkait dengan gas LPG, Rizky, menyebutkan bahwa pasokan gas LPG, khususnya yang 3 kilogram dan bersubsidi, masih dalam kondisi aman hingga Lebaran kemarin, dan belum ada informasi terbaru yang menunjukkan adanya kendala.
“Gas LPG masih aman, stok gas 3 kilo subsidi masih terjaga dengan baik. Kami belum menerima informasi terbaru, tapi setidaknya sampai Lebaran kemarin, stok gas LPG masih aman,” katanya.
Meski begitu, Rizky mengakui bahwa dampak dari ketegangan di Timur Tengah dapat mempengaruhi harga komoditas dan inflasi. Harga sejumlah barang memang sempat naik, terutama pada saat menjelang Lebaran, namun menurutnya, harga-harga tersebut sudah kembali normal.
“Memang ada kenaikan harga pada beberapa komoditas, seperti daging, tetapi setelah Lebaran, harga-harga kembali stabil. Permintaan yang menurun pasca lebaran membuat harga-harga kembali normal,” jelas Rizky.
Baca Juga: Bupati Tangerang Dorong Bahasa Sunda, Jawa, dan Betawi Jadi Warisan Generasi Muda
Menanggapi pertanyaan tentang instruksi dari pemerintah pusat terkait krisis energi ini, Rizky mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada edaran atau instruksi resmi yang diterima oleh pihaknya.
“Belum ada instruksi resmi dari pusat. Kami hanya menerima imbauan melalui media agar masyarakat tidak panik. Kalau ada kebijakan lebih lanjut, kami akan menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat,” tambah Rizky. (aditya)




















