Selasa, 29 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Soal WFH Pegawai Di Banten, Pengamat Minta Pemprov Matangkan Substansi

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Senin, 6 Apr 2026 13:27 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Soal WFH Pegawai Di Banten, Pengamat Minta Pemprov Matangkan Substansi

Pengamat kebijakan publik, Ahmad Sururi. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten yang mulai menerapkan Work From Home (WFH) sekali dalam sepekan, sebagai tindaklanjut kebijakan Pemerintah Pusat, mendapat perhatian pengamat kebijakan publik, Ahmad Sururi.

Dia memberikan beberapa masukan penting yang sifatnya substansial, dan harus bisa menjadi perhatian serius Pempeov Banten. Khususnya dalam hal absensi online dan pembatasan penggunaan kendaraan pribadi.

Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) ini menilai, penerapan absensi online dan uji coba tanpa membawa kendaraan ini ambigu atau multitafsir. Oleh karena itu, Pempeov Banten harus bisa membuat kebijakan yang ketat dan tepat.

“Seolah-olah absensi online ini tetap menjaga produktivitas tetapi instrumen yang dipakai hanya pengawasan hadir atau tidak hadir, kemudian uji coba tanpa kendaraan ini juga tidak realistis, faktanya sistem transportasi di Banten belum siap sehingga sulit diwujudkan,” katanya, Senin (6/3/2026).

Sururi mengatakan, uji coba tidak menggunakan kendaraan pribadi harus dipertimbangkan secara matang, meskipun baru satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menerapkan.

Oleh karena itu, mobilitas masing-masing Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Banten berbeda, termasuk beban kerja yang berbeda.

Baca Juga: Pansel BUMD Provinsi Banten Dituding Kangkangi Aturan, Pengamat Desak Transparansi

“Kalau dipukul rata semua menggunakan kendaraan umum dan listrik, maka pelayanan publik terganggu karena akses setiap OPD beragam, mobilitas ASN di OPD juga tidak sama misalny ada Tupoksi ASN yang harus turun ke lapangan dan ada yang stay di kantor, jadi jangan dipaksakan lebih baik bertahap dan harus benar-benar siap,” ujarnya.

Penerapan WFH, lanjutnya, tidak memiliki dampak besar terhadap roda pemerintahan di Provinsi Banten, kecuali terhadap instansi pelayanan publik. Oleh karena itu, dia meminta kepada masyarakat dan semua pihak agar tidak terlalu khawatir.

BeritaTerbaru

PENCANANGAN -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, canangkan tiga varietas ubi jalar lokal, di UPT Puskeswan Kecamatan Karangtanjung, Senin (28/9/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Dewi Canangkan Tiga Varietas Ubi Jalar Lokal

Senin, 28 Sep 2026 19:45 WIB
BANTUAN AIR BERSIH -- Personel Koramil 0108/Bojong Kodim 0601/Pandeglang, salurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kampung Hagaru, Desa Mekarsari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Senin (28/9/2026). (ISTIMEWA)

Koramil 0108/Bojong Kodim 0601/Pandeglang Salurkan Bantuan Air Bersih

Senin, 28 Sep 2026 19:41 WIB
Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Senin, 28 Sep 2026 18:34 WIB
Tol Rangkasbitung–Cileles Uji Laik, Nataru Ditarget Dibuka Gratis

Tol Rangkasbitung–Cileles Uji Laik, Nataru Ditarget Dibuka Gratis

Senin, 28 Sep 2026 17:51 WIB

“Dampaknya tidak signifikan, secara situasional tidak mengganggu roda pemerintahan kecuali untuk layanan langsung ya, ini menjadi kekhawatiran banyak pihak,” katanya.

“Terpenting jenis pekerjaan yang harus diefektifkan termasuk bagaimana Pemprov Banten harus memastikan koordinasi tetap oke, dan kalau perlu dipangkas, keputusan cepat dan responsif,” timpalnya.

Sururi mengingatkan kepada semua ASN yang terkena WFH, agar tidak memanfaatkan momen tersebut untuk menambah libur. Oleh karena itu, dia meminta Gubernur Banten memasukan pemberian sanksi tegas kepada pegawai yang melakukan pelanggaran WFH sebagai efek jera.

“Ini bukan pelanggaran, tetapi sudah menyalahgunakan jam kerja. Sanksinya harus memberi efek jera, semisal penundaan gaji berkala atau penundaan promosi. Mekanisme sanksi ini harus dicantumkan di surat edaran, agar jelas dan transparan,” tukasnya.

Baca Juga: DPRD Banten Pertanyakan Kekosongan Kepsek Hingga Plt Dirut RSUD

“Surat edaran harus clear jangan abu-abu atau multi tafsir. Juga penting untuk memastikan legitmasi kebijakan surat edaran, jangan cuma himbauan tanpa ada kejelasan,” sambungnya.

Sururi memberikan pandangan, ditengah situasi global yang tidak pasti dan berdampak besar terhadap kondisi dalam negeri, Pemprov Banten harus mulai memikirkan penghematan penggunaan anggaran. Maksudnya, anggaran yang ada harus bisa digunakan untuk mengantisipasi atau memitigasi kemungkinan teburuk dari kondisi global.

“Perlu banget, budaya birokrasi kita itu terlalu banyak rapat tanpa ada output atau menghasilkan keputusan paripurna, seringkali rapat tapi keputusannya menggantung atau memakai bahasa ‘nanti akan dikoordinasikan dengan pimpinan’ atau nanti akan dikonsultasikan atau nanti akan didiskusikan lebih lanjut,” katanya.

“Ini pemborosan, tidak efisien, hanya lapor-lapor, seremonial dan bahkan memakai anggaran yang cukup besar. Jadi kalaupun rapat, harus ada goalnya dan ada nilai tambahnya,” timpalnya lagi.

Sekali lagi, Sururi mengingatkan, Pemprov Banten harus mulai dewasa salam menjalankan sistem pemerintahan dan birokrasi, karena banyak warga Banten yang butuh perhatian dan tidak puas dengan kinerja kepala daerah.

“Absensi online dan pembatasan menggunakan kendaraan pribadi tidak ada artinya jika waktu kerja ASN habis untuk rapat-rapat yang minim substansi dan tidak produktif,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Banten mulai mematangkan aplikasi pemantau kinerj Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terkena kebijakan Work From Home (WFH). Tindakan itu harus dilakukan agar tidak ada pegawai yang memanfaatkan WFH untuk menambah libur atau bolos kerja.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Ai Dewi Suzana mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyusun dan mematangkan pola pengawasan ASN selama WFH. Salah satunya dengan membuat aplikasi khusus absesnsi dan kriteria lainnya.

“Masih proses, kita ingin secepatnya bisa segera difungsikan aplikasinya nanti,” katanya.

Dia menerangkan, ada beberapa hal yang harus dilakukan ASN yang terkena WFH, seperti melakukan absensi secara online, menyampaiakan capaian kinerja, aktivitas pekerjaan dan lain sebagainya.

“Absesnsi dilakukan secara online atau live, share location juga untuk mengetahui lokasinya. Intinya selama jam kerja, mereka menyampaikan apa yang dilakukan,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, Pemprov Banten juga melakukan uji coba penghematan penggunaan energi bahan bakar untuk pegawai Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Dalam hal ini, para pegawai disarankan menggunakan kendaraan umum untuk pergi bekerja ke kantor.

“Senin minggu ini mulai diuji coba sebagai upaya penghematan BBM disektor pemerintahan, sekaligus diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam upaya menghemat energi nasional,” katanya. (adib)

Tags: Ahmad SururiKebijakan WFHpemprov bantenPengamat Kebijakan Publik
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai
Headline

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai

Senin, 28 Sep 2026 17:21 WIB
Banten Region

Taat Bayar PBB, Pemkab Serang Undi 2 Tiket Umrah Untuk Warga

Senin, 28 Sep 2026 17:02 WIB
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Supiyanto. (ISTIMEWA)
Banten Region

DPRD Kabupaten Serang Plotting Penyertaan Modal Rp2,794 Miliar untuk PDAM

Senin, 28 Sep 2026 16:57 WIB
Bupati-Wabup Lebak Tak Nongol di Paripurna APBD 2027, DPRD "Mencak-mencak"
Banten Region

Bupati-Wabup Lebak Tak Nongol di Paripurna APBD 2027, Anggota DPRD “Mencak-mencak”

Senin, 28 Sep 2026 14:28 WIB
PENYAMPAIAN MATERI -- Danramil 0101/Pandeglang Kapten Inf Dedi Bonar Sirait, menyampaikan materi wawasan kebangsaan dihadapan ratusan pelajar SMPN 1 Pandeglang, Senin (28/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

300 Pelajar SMPN 1 Pandeglang Diberi Materi Wawasan Kebangsaan

Senin, 28 Sep 2026 11:27 WIB
KERING : Lebih dari 2.500 hektare areal persawahan di Kecamatan Tunjungteja mengalami kekeringan. Dua Daerah Irigasi (DI) yaitu Cisangu Atas dan Cisangu bawah tidak berfungsi meski sudah diperbaiki. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

2.998,55 Hektare Sawah di Banten Terdampak Kekeringan

Senin, 28 Sep 2026 11:11 WIB
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

PEMBUKAAN -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, membuka acara Festival Bubur Terasi. (ISTIMEWA)

Dorong Literasi jadi Budaya Masyarakat Pandeglang Melalui Festival Bubur Terasi

Rabu, 23 Sep 2026 14:33 WIB
Aktivitas Menurun, BPBD Kota Tangerang Imbau Masyarakat Tetap Pantau Status GAK

Aktivitas Menurun, BPBD Kota Tangerang Imbau Masyarakat Tetap Pantau Status GAK

Kamis, 24 Sep 2026 13:50 WIB
Dies Natalis Ke-1, Institut Asyifa Indonesia Rajut Mimpi Jadi Kampus Bertaraf Nasional

Dies Natalis Ke-1, Institut Asyifa Indonesia Rajut Mimpi Jadi Kampus Bertaraf Nasional

Selasa, 22 Sep 2026 15:06 WIB

U-Turn Rawabuntu Mulai Diuji Coba, Titik Bisa Berubah Tergantung Hasil Evaluasi 3 Hari

Senin, 28 Sep 2026 10:01 WIB
Xavi Hernandez Janjikan De Oranje Main Agresif

Xavi Hernandez Janjikan De Oranje Main Agresif

Selasa, 22 Sep 2026 17:44 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.