SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Banjir setinggi 30 sentimeter atau setinggi betis kaki orang dewasa merendam sebagian rumah warga Perumahan Mustika Desa Pasir Nangka dan Pasir Bolang, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Senin (6/4).
Salah satu warga Kampung Pasir Bolang, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Guntur mengatakan, bahwa air mulai naik menggenang Jalan Raya Aria Jaya Sentika atau sering dikenal Cibadak-Tigaraksa tepatnya Jembatan Toto pada pagi hari sekitar pukul 06:00 wib. Selain jalan raya, beberapa rumah yang berada dilinggir jalan juga terendam air tersebut.
“Kurang lebih sekitar pukul 06:00 wib, air mulai naik ke jalan dan pemukiman, ” kata Guntur kepada Satelit News, Senin (6/4).
Air yang merendam jalan raya membuat arus lalulintas menjadi melambat, hingga menimbulkan kemacetan yang cukup panjang. Bahkan, katanya beberapa kendaraan roda dua yang nekat melintas mengalami mogok, sehingga sang pemilik terpaksa mendorong kendaraannya.
“Sempat membuat macet, sampai sekarang masih macet pukul 13:30 wib, bahkan banyak kendaraan roda dua mogok, mereka nekat menyebrang genangan air,” katanya.
Menurut Guntur, air yang merendam jalan raya dan beberapa rumah dikarenakan meluapnya Sungai Cimanceuri atau sering dikenal sebagai Kali Jembatan Toto. Selain itu, curah hujan juga cukup tinggi pada Minggu (5/3) lalu. Dia juga mengatakan, bahwa banjir tersebut bukanlah pertama kali, melainkan setiap curah hujan tinggi di hulu, Sungai Cimanceuri kerap kali meluber dan merendam pemukiman warga serta jalanan.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
“Sudah sering, ini belum seberapa biasanya kalau curah hujannya parah sampai tidak bisa dilewati, ini masih mending bisa dilewati, ” katanya.
Selain Desa Pasir Bolang, akibat curah bujan tinggi pada Minggu (5/4) lalu, wilayah Perumahan Mustika, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa juga mengalami banjir, khusunya di Blok E. Dimana, ketinggian air mencapai 20 hingga 30 cm atau setinggi betis orang dewasa.
Salah satu warga Perumahan Mustika, Blok E, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Joko mengaku bahwa, banjir yang melanda wilayahnya diduga akibat curah hujan tinggi yang mengakibatkan tandon serta drainase meluap, hingga ke jalan dan beberapa pemukiman waga di Blok E Perumahan Mustika.
“Curah hujannya kemarin deras banget, tandon air atau danau buatan meluber dan drainase juga meluber, saat ini sudah mulai surut. Air hanya menggenangi jalan belum masuk ke pemukiman, sejauh ini, ” katanya. (alfian)




















