SATELITNEWS, TANGERANG — Institut Asyifa Indonesia menggelar kegiatan “Gebyar Kampus 2026” sebagai upaya memperkenalkan dunia perkuliahan kepada calon mahasiswa sekaligus membantu mereka menentukan pilihan jurusan sesuai minat dan bakat. Kegiatan ini diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa, dengan dukungan penuh dari pihak rektorat.
Kegiatan ini digelar di Atrium Tangcity Mall, Rabu (22/4/2026). Beragam acara memeriahkan Gebyar Kampus 2026 seperti penampilan tari, music and band performance, talent showcase hingga info program studi.
Rektor Institut Asyifa Indonesia, Dr Mahmudin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi calon mahasiswa agar lebih memahami arah pendidikan yang akan ditempuh. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada calon mahasiswa tentang pentingnya mengenal kampus, program studi, serta menyesuaikan dengan minat, bakat, dan cita-cita mereka,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kesesuaian antara jurusan dan minat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan studi mahasiswa. Menurutnya, tidak sedikit mahasiswa yang mengalami kendala akademik hingga putus kuliah akibat salah memilih jurusan. “Bahkan ada juga lulusan yang bekerja tidak sesuai dengan bidang studinya. Karena itu, pemilihan jurusan harus benar-benar dipertimbangkan sejak awal,” katanya kepada awak media.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan Gebyar Kampus tahun ini sengaja digelar di pusat perbelanjaan. Pemilihan lokasi tersebut dinilai strategis karena mampu menjangkau berbagai kalangan masyarakat. “Mal bukan hanya tempat berbelanja, tetapi juga menjadi ruang publik untuk rekreasi dan mencari informasi. Ini menjadi peluang bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari pihak pengelola mall yang telah menjalin kerja sama jangka panjang dengan kampus, sehingga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun.
Selain itu, pria yang karib disapa Dika ini memberikan sejumlah tips bagi calon mahasiswa dalam memilih jurusan. Ia menyarankan agar memilih program studi yang relevan dengan kebutuhan zaman, seperti Manajemen, Hukum, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta bidang kesehatan seperti Kebidanan.
Menurutnya, jurusan manajemen membuka peluang besar dalam menciptakan lapangan kerja dan kewirausahaan. Sementara itu, Fakultas Hukum dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan dan perundang-undangan.
Di bidang pendidikan, ia menegaskan peran penting guru sebagai pilar pembangunan bangsa, khususnya dalam menjaga bahasa dan budaya Indonesia. Adapun sektor kesehatan, terutama Kebidanan, disebut sebagai bidang strategis yang akan terus dibutuhkan masyarakat.
“Harapan kami, mahasiswa yang kuliah di Institut Asyifa Indonesia nantinya dapat bekerja sesuai dengan bidangnya, serta mampu berkontribusi bagi masyarakat,” tutupnya. Kegiatan ini juga menjadi bukti antusiasme mahasiswa dalam berorganisasi dan berkontribusi terhadap pengembangan kampus, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai wadah pengembangan akademik dan keterampilan sosial. (made)