SATELITNEWS.COM, SERANG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten, memberikan pelatihan dan pembinaan terhadap calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Banten.
Kegiatan itu dilakukan, sebagai upaya menanamkan mental disiplin, memberikan ilmu pengetahuan, dan lainnya kepada 50 orang peserta yang akan mengibarkan bendera pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten Novriyadi Purwansyah mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Provinsi Banten, dilakukan sejak 4 Agustus hingga 15 Agustus 2026.
“Peserta Diklat berjumlah 50 orang, terdiri atas 26 putra dan 24 putri. Mereka adalah calon pengibar bendera, pada upacara penaikan dan penurunan bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia Tingkat Provinsi Banten,” katanya.
Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, menekankan pentingnya keseimbangan antara disiplin, kepemimpinan, dan prestasi akademik kepada para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Banten.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka harus diiringi dengan capaian akademik, sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan.
Baca Juga: 2.998,55 Hektare Sawah di Banten Terdampak Kekeringan
“Saudara sudah sukses menjadi Paskibraka. Bahkan ada yang menjadi Paskibraka tingkat nasional. Tapi, ingat, saudara juga harus sukses dalam prestasi akademik,” tegasnya.
Dimyati mengucapkan selamat, kepada seluruh peserta yang telah berhasil lolos seleksi menjadi calon anggota Paskibraka tingkat Provinsi Banten.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan hanya mendapat kehormatan mengibarkan Sang Merah Putih. Tetapi, menjadi proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan.
Dimyati mengatakan, Paskibraka adalah para calon pemimpin. Oleh karena itu, selama mengikuti Diklat, para peserta akan ditempa untuk memiliki dedikasi, disiplin, semangat persatuan, kebersamaan, dan kekompakan sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat maupun di masa depan.

“Diklat bertujuan membentuk pemimpin yang amanah, pemimpin yang baik, pemimpin yang berintegritas. Oleh sebab itu, jaga nama baik. Jaga perilaku. Jaga almamater saudara. Insya Allah saudara ke depan akan sukses,” tuturnya.
Dimyati mengingatkan, agar para peserta tetap memprioritaskan pendidikan formal. Menurutnya, prestasi sebagai anggota Paskibraka harus berjalan seiring dengan keberhasilan di bidang akademik.
Baca Juga: Pansel BUMD Provinsi Banten Dituding Kangkangi Aturan, Pengamat Desak Transparansi
“Jangan sampai, sukses di bidang Paskibraka, tetapi tertinggal di bidang akademik. Keduanya harus berjalan beriringan agar menjadi generasi yang unggul dan siap menjadi pemimpin di masa depan,” pesannya. (adv)



















